UMKM Akan Menjadi Perhatian Zainal-Yansen

BULUNGAN – Menjadi Calon Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) nomor urut 3, Drs H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum, tidak hanya memiliki program unggulan Membangun Desa Menata Kota di 4 sektor yakni Kelutan, Pertanian, Kesehatan dan Pendidikan.

Program lainnya yang akan menjadi prioritas pada pasangan calon nomor urut 3, Zainal Arifin Paliwang-Yansen Tipa Padan (ZIYAP) adalah masalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), yang kurang mendapatkan perhatian dari pemrintahan saat ini.

Baca Juga :  13 Kepala Desa Baru di Bulungan Ditekankan Jaga Integritas dan Transparansi Anggaran

Dikatakan Zainal A Paliwang, jika ZIYAP terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Kaltara, pasangan ZIYAP akan lebih peduli nasib pelaku UMKM di Kaltara. Caranya, dengan memberikan pelatihan dan bantuan yang tepat sasaran kepada para pelaku UMKM.

“Nasib UMKM harus kita perhatikan juga, jangan sampai usaha yang mereka geluti sampai gulung tikar, sehingga memutus mata pencahariannya,” kata Zainal saat melakukan sosialisasi di Tanjung Palas, belum lama ini.

Baca Juga :  Pengabdian 12 Tahun di Pemerintahan Desa Bunyu, Lis Endang Terpilih Jadi Kades Perempuan Pertama di Bulungan

Tidak hanya itu, Zainal menuturkan, saat terpilih menjadi Gubernur Kaltara, ZIYAP akan mengupayakan dan menambah home industri di Kaltara.

Tujuannya, untuk memperkenalkan produk asli Kaltara hingga tingkat nasional dan internasional. “Selama ini, kalau ada tamu hanya makanan asal Malaysia yang dicari buat oleh-oleh, sedangkan untuk produk lokal kita sangat minim diminati warga luar Kaltara,” bebernya.

Selain masalah UMKM, lanjut Zainal, Kedepan ZIYAP juga alan lebih perduli kepada nasib para kontraktor kecil yang ada di Kaltara. Karena, selama ini dalam kegiatan proyek yang dibuat pemerintah justru lebih mengedepankan kontraktor dari luar Kaltara.

Baca Juga :  Ketua DPRD Bulungan Tegaskan Ikuti Proses Hukum Kasus Dugaan Ijazah Palsu Anggota Dewan

“Padahal kontraktor kita di Kaltara bisa bersaing dengan kontraktor luar, kenyataanya kontraktor luar banyak dipakai walau hanya kegiatan proyek sifatnya penunjukan langsung, sehingga banyak kontraktor lokal yang nyaris gulung tikar,” tutupnya. (adv)

 

Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *