oleh

Tokoh Pemuda Asnawi Arbain Nyatakan Dukungan untuk Laura-Hanafiah, Ini Alasannya

TARAKAN – Tokoh pemuda Kaltara, Asnawi Arbain M.Hum menyatakan dukungan kepada pasangan H. Laura-H. Hanafiah untuk maju di Pilbup Nunukan 2020. Asnawi pun mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat Nunukan kepada pasangan dengan jargon AMANAH ini.

Pria yang duduk di kursi DPRD Kaltara periode 2014-2019 dapil 3 ini memiliki beberapa alasan untuk memilih paslon AMANAH yang menurutnya sangat cocok untuk melanjutkan kepemimpinan di Kabupaten Nunukan.

Alasan pertama Asnawi, pasangan H. Laura-H. Hanafiah menggambarkan representatif atau keterwakilan semua unsur masyarakat, menunjukkan sikap sebagai negarawan sejati, yang mau merangkul semua kalangan.

“Dalam politik tidak boleh serakah, harus mau berbagi, masyarakat Nunukan menganggap sikap yang mau berbagi adalah sikap yang sederhana. Nunukan milik kita semua sebagai masyarakatnya,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Rabu 30 September 2020.

“Kita apresiasi sikap negarawan yang ditunjukkan ibu Laura dengan menggandeng H. Hanafiah, hal ini mewakili representasi masyarakat yang cukup beragam di wilayah Nunukan,” tambahnya.

Dijelaskan Asnawi, Nunukan merupakan miniatur Indonesia dari sisi demografis, wilayah, dan topografi penduduknya yang sangat beragam. Sehingga diperlukan kearifan pemimpin untuk saling membagi.

“Dengan kondisi saat ini, saya kira Nunukan cukup stabil, terutama dalam keamanan, pertahanan, dan sosial. Jadi saya kira ini modal untuk bu Laura di periode berikutnya,” terangnya.

Relatif pada masa pemerintahan H. Laura, tidak pernah ditemukan isu Kabupaten Nunukan terlibat dalam pertikaian yang mengandung unsur SARA. Tentunya hal ini cukup berbahaya bagi sebuah pemerintahan, tetapi Nunukan terhindar dari hal itu.

“Ini menunjukan bukti bu Laura sudah memumpuni sebagai pemimpin, ibu laura bisa menjaga perbatasan agar terjauh dari hal yang krusial, dan stabil dari sisi keamanan, ketertiban, dan pertahanan,” pungkasnya.

“Jika Nunukan ada masalah dari sisi perekonomian dan kesejahteraan, di masa jabatannya yang masih tersisa saat ini, kita berikan kesempatan untuk membereskan tugas yang belum terselesaikan. Saya kira Hj. Laura layak mendapat kesempatan itu,” sebutnya.

Menurut Asnawi, H. Laura dan H. Hanafiah merupakan pemimpin yang bersahaja, selama perjalanan pemerintahan, terlihat tidak anti kritik, mau turun melihat kondisi masyarakat, dan berdialog dengan masyarakat. Pemimpin seperti ini yang penting dan yang terbaik.

“Jika secara subjektif pemerintahan Nunukan dinilai dari sisi kebijakan ekonomi, dan pendapatan masyarakat, saya kira hal ini adalah hal yang fluktuatif. Tapi kestabilan keamanan adalah hal yang fundamental,” tuturnya.

“Kita berharap karena pasangan ini merupakan pasangan Bhineka Tunggal Ika, tetap membangun kestabilan keamanan, harmoni sosial, melanjutkan program pemerintahannya saat ini yang masih tersisa,” ungkapnya.

“Saya berharap sebagai orang yang berasal dari dapil 3, Sebakung, Sebuku, dan Lumbis. Kita titip satu hal untuk memperhatikan daerah ini, dan tetap berpesan untuk mendorong terbentuknya Kabupaten Bumi Dayak, Perbatasan (Kabudaya) ini,” tutupnya.(*)

 

Reporter : Matthew Gregori Nusa

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed