oleh

Jauh dari Puskesmas, Pos Satgas Pamtas Yonif 623/Bwu Buka Pelayanan Kesehatan

NUNUKAN – Guna membantu warga di daerah perbatasan Republik Indonesia dan Malaysia, Satgas Pamtas Yonif 623/Bwu membuka pelayanan kesehatan.

Hal itu pun dimanfaatkan oleh warga, salah satunya Rice (41), warga Kampung Dayak, Desa Sekaduyan Taka, RT 09, Kecamatan Seimanggaris. Dirinya berobat ke Pos Satgas Gabma Seimanggaris karena jarak ke puskesmas cukup jauh untuk mendapatkan perawatan medis.

Warga juga merasa sangat terbantu dengan kehadiran Satgas Pamtas Yonif 623/BWU yang ada di wilayah mereka, karena anggota satgas ada yang berlatar belakang sebagai tenaga kesehatan.

“Alhamdulillah, dengan adanya Satgas pamtas Yonif 623/BWU, kami dapat terlayani dari segi kesehatan,” kata Rice, Sabtu (19/9/2020).

Ketika warga membutuhkan bantuan seperti memeriksa kesehatan dengan mengecek tensi, mereka tidak perlu lagi ke puskesmas. Warga cukup datang ke pos satgas untuk mendapatkan pelayanan.

Disampaikan Danpos Gabma Seimanggaris, Kapten Inf. Yunior Noldi Mentahang, seorang warga Kampung Dayak pagi tadi mendatangi pos, yaitu ibu Rice yang saat itu mengeluhkan sakit kepala yang tak kunjung sembuh. Sehingga berobat ke Pos Gabma Seimanggaris untuk diperiksa kesehatanya.

Dua orang tenaga kesehatan Pos Gabma Seimanggaris, Sertu Jeasi Eka Purnawan dan Pratu Mu’min dengan sigap langsung memeriksa kondisi pasien tersebut, dan diberi obat sakit kepala. Setelah diberi obat, merakapun diizinkan pulang.

“Pelayanan kesehatan dan obat yang diberikan TNI semuanya gratis. TNI benar-benar ingin membantu masyarakat di daerah perbatasan agar tetap sehat,” tutupnya. (*)

 

Reporter Darmawan

Editor : M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed