oleh

Lomba Posyandu Dapat Meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan melakukan rapat tim penilai posyandu, dalam rangka lomba posyandu tingkat kabupaten, untuk menunjukkan kemampuan dan juga inovasinya. Kegiatan dilaksanakan di ruang Asisten Pemerintahan, Kantor Bupati Nunukan, Senin (1/9/2020).

Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat, dari masarakat, oleh masarakat, untuk masyarakat, dalam menyelenggarakan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masarakat dan memudahkan dalam memperoleh pelayanan kesehatan, agar mencapai masarakat yang sehat.

Dengan diadakannnya lomba Posyandu ini, dapat meningkatkan kepedulian seluruh lapisan masyarakat di kecamatan masing-masing, sehingga keberadaan posyandu akan meningkatkan kinerjanya serta meningkat cakupan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Sehingga tercapai tujuan akhirnya untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  Sesi Pertama 2 Orang Tidak Ikuti Tes PPPK di Nunukan, Ini Penyebabnya

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Nunukan, Muhammad Amin, SH mengatakan, lomba posyandu ini sebelumnya sudah menginformasikan kepada pihak kecamatan, puskesmas, posyandu, bahwa Pemkab Nunukan akan melakukan penilaian lomba posyandu tingkat kabupaten yang diawali dari lomba tingkat kecamatan.

“Ada 8 posyandu yang memenuhi syarat untuk mengikuti lomba dari 21 kecamatan yang kita informasikan. Karena di bulan September ini akan diadakan lomba tingkat provinsi, maka kita juga akan mempersiapkan peserta kita untuk lomba ke babak selanjutnya,” kata M. Amin kepada benuanta.co.id, Senin (1/9/2020).

Baca Juga :  Tinjau Ujian PPPK, Laura Tegaskan Tidak Ada Titipan Bupati

Lanjut dia, rapat awal yang dilaksanakan hari ini adalah untuk melakukan penilaian terhadap 8 posyandu yang telah diusulkan ke tingkat kabupaten. Dari 8 posyandu dinilai berdasarkan indikator yang telah ditetapkan oleh pemerintah kabupaten. Indikator itu seperti masukan, proses dan output.

“Dari ke-8 itu yang kita pilih hanya 3 pemenang, namun kita terlebih dahulu akan turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan secara langsung,” jelasnya.

Ditambahkan Kepala Bidang Ketahanan Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Nunukan, Bau Syahril, dari hasil rapat ada 8 posyandu yang mengikuti tingkat kabupaten, yang nantinya satu akan mewakili di tingkat Provinsi Kalimantan Utara. Tim juga sudah mendapatkan skor tertinggi namun akan terlebih dahulu dilakukan peninjauan ke lapangan.

Baca Juga :  44 Orang Pengurus KORMI Nunukan Dikukuhkan Yansen TP

“Jadi kita akan melakukan pengecekan kembali kelengkapan data-data administrasi untuk mencocokkan data yang telah dikirim dengan faktanya di lapangan,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan bahwa ada juga data berkas yang kurang seperti data berkas kunjungan, penghargaan yang belum dilampirkan di administrasi, dan persyaratan lain yang belum semuanya dilampirkan, sehingga perlu dikroscek di lapangan kembali. Selain itu di posyandu juga masih ada yang tidak memiliki toilet dan ada sudah menyediakan. (*)

 

Reporter: Darmawan
Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed