oleh

Tarakan Bertambah lagi 1 Positif, Ada Riwayat Perjalanan dari Jawa Timur

TARAKAN – Kasus konfirmasi positif covid-19 di Tarakan kembali bertambah 1 orang per Selasa 25 Agustus 2020. Kasus covid nomor 133 ini berinisial MR, laki-laki (18) Kelurahan Sebengkok.

Dengan penambahan 1 orang ini, maka jumlah kumulatif kasus konfirmasi sebanyak 133 orang. Sementara jumlah kumulatif pasien yang dinyatakan sembuh dari sebanyak 101 orang. Sehingga masih tersisa 32 yang masih dalam perawatan.

“Ini adalah pelaku perjalanan dari daerah Jawa Timur. Ini ada hubungannya dengan kasus sebelumnya, yakni covid nomor 111 yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Tanjung Selor,” terang Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti, M.Kes kepada media saat press release.

Baca Juga :  BPS Mulai Lakukan Pra Pemutakhiran Data Sensus di Bulan Oktober

Sementara jumlah Kasus Suspek yang dipantau saat ini sebanyak 95 orang. Kasus suspek adalah orang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara atau wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.

“Jumlah seluruh Kontak Erat yang sedang dipantau saat ini sebanyak 191 orang. Kontak Erat adalah orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus probable atau konfirmasi COVID-19,” jelas dr. Devi.

Baca Juga :  Maskapai Air Asia Layani Kargo di Bandara Juwata Tarakan

dr. Devi berharap kepada masyarakat Tarakan agar terus memberikan dukungan moral terhadap pasien ataupun keluarga kasus suspek, kasus probable, kontak erat dan kasus konfirmasi. “Mari kita bantu mereka semampu kita,” harapnya.

Kepada seluruh masyarakat, juga disampaikan bahwa saat ini penambahan kasus konfirmasi Covid-19 merupakan pelaku perjalanan dan kontak erat dari pelaku perjalanan. Sehingga seluruh masyarakat Kota Tarakan wajib patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan sebagai bentuk pencegahan COVID-19.

Baca Juga :  NIK Jadi Kendala Vaksin, Dukcapil: Datang ke Capil Update Data

“Agar tidak semakin menyebar dan meluas, selalu memakasi masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter, menghindari berkerumun di tempat-tempat umum, membatasi menyentuh fasilitas di tempat umum, dan jangan menyentuh mata, hidung, serta mulut sebelum, cuci tangan,” urainya.(*)

 

Reporter : M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *