Mengenal Lebih Dekat Kolonel PNB Somad, Danlanud Anang Busra Tarakan

“Belum tahu strukturnya, karena daftar AKABRI di Magelang itu masih jadi satu. Begitu seleksi selesai, saya kepilih nomor akademi saya itu 920528. Wah saya bilang 582 ini angkatan apa ini. Ternyata begitu diurutkan, dari 500 sekian itu nomor akdemi Angkatan Udara dan baru ‘ngeh’ juga. Ini Tentara Angkatan Udara macam mana pula gitu kan, tapi Alhamdulillah berjalan waktu prestasi ya tengah-tengah lah saya. Middle-middle ke atas lah,” akunya.

Ditempa pendidikan selama 3 tahun di Akademi Angkatan Udara (AAU) Maguwaharjo Yogyakarta dan lulus di tahun 1995 dengan memenuhi kualifikasi berdasarkan altitude, skil terbang, dan kemampuan psikologi yang baik. Dari 110 orang yang mengikuti pendidikan, ia terpilih menjadi penerbang pesawat tempur Triple Heating bersama 30 prajurit lainnya. Mulai dari pesawat AS 202 Bravo, T-34 Mentor Charlie, hingga menerbangkan pesawat Hawk MK.53 yang mengemban peran sebagai pesawat berlabel TT (Tempur Taktis) pengalaman terbang 70 jam di Madiun pernah digelutinya.

Baca Juga :  BPJS PBI Sebagian Masyarakat Dinonaktifkan, Ini Alasannya

“Begitu selesai (AAU) dapatnya helikopter. Karena yang biasanya pakai (mesin) jet, ini pakai ke baling-baling Three Angle. Jadi itu cukup rumit kalau di helikopter secara aerodinamikanya, meskipun low speednya dan altitude tapi skil motorik kaki dan tangan harus bagus. Kalau Chalie itu baling juga cuma (letaknya) di depan pesawat latih,” imbuhnya.

Usai lulus Sekbang dengan pangkat Letnan Dua, hampir 11 tahun juga ia berkarier di Skuadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor, Jawa hingga berpangkat Mayor. Selain mengambil Sekolah Instruktur Penerbangan tahun 2005, dan sempat menjadi instruktur penerbangan hingga tahun 2007. Pria yang gemar olahraga sepak bola ini juga sempat menempuh Serpa Intelstrat di Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, sebelum ditugaskan menjadi Komandan Skadron Pendidikan 403 di Lanud Adi Soemarmo, Solo Jawa Tengah. “Jadi Alhamdulillah di bidang Intel juga sudah saya dapat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Satlantas Polres Tarakan Tertibkan Knalpot Brong dalam Operasi Keselamatan Kayan 2026

Tak hanya dalam negeri yang sering ditugaskan menjadi Kontijensi Darurat (Konjerat) RI-1 sejak era Presiden Soeharto hingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), suami dari Leli Rosliawati, S.E, sekaligus sosok ayah bagi Muhammad Ariel Yudha Tama dan Titanova Alya Laviolin, yang merupakan kedua buah hatinya itu juga pernah berpartispasi dalam International Military Sports Council (CISM) antar Taruna se-dunia yang digelar di negara Austria pada April tahun 2018 lalu untuk ditugaskan mempelajari military pentathlon.

Sadar akan bertanggung jawab memegang komando di Lanud Anang Busra, perwira menengah TNI-AU dengan NRP 520249 yang sebelumnya juga pernah menjadi Danlanud Morotai tahun 2013 hingga 2015 ini menyebut, akan selalu mengoptimalkan kinerja Lanud Anang Busra untuk membantu menjaga pertahanan negara. Meskipun saat ini pesawat tempur belum bisa menetap di Lanud Anang Busra, faktor pendukung seperti telah tersedianya tempat tinggal pasukan pesawat tempur jika datang ke Tarakan sudah cukup mumpuni.

Baca Juga :  Kemenag Tarakan Tetapkan Zakat Fitrah Ramadan 1447 H, Ini Besarannya

“Belum ada (pesawat tempur) menetap di sini, tapi apabila dibutuhkan dalam kondisi tertentu, seperti patroli udara, atau banyak pelanggaran-pelanggaran nanti akan dikirim pesawat tempur ke sini, helikopter atau pesawat transport yang mendukung pesawat tempur di sini,” tegasnya.

“Shelter kita ada tapi itu saja tidak cukup ya, karena hal lain seperti harus memiliki tempat bahan, logistik yang besar dan faktor pendukung lainnya termasuk tempat untuk SDM-nya. Kalau tempat kita sudah ada mess, sudah ready lah. Makanya kalau ada pergerakan pesawat satu Skuadron pun ke sini, kita sudah siap. Mungkin yang lain seperti (peralatan) pendukung-pendukung itu bisa diangkut dari Jakarta atau Makassar. Insidentil dibutuhkan Kaltara ini sudah siap, khusunya Lanud Anang Busra ini sudah ready,” tukasnya.(*)

 

Reporter : Yogi Wibawa

Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *