oleh

Peringati 1 Tahun Meninggalnya Punggawa, Mentan Ajak Masyarakat Doakan Adiknya

BANYAK cara mengenang kepergian satu tahun meninggalnya Bupati Gowa periode 2005-2015, Ichsan Yasin Limpo (IYL) antaranya zikir, doa dan yasinan yang digelar secara virtual via aplikasi zoom.

Apalagi Punggawa-sebutan IYL, merupakan tokoh penggagas Pendidikan Gratis di kabupaten Gowa yang telah banyak dinikmati. Bahkan, ide Punggawa hampir diterapkan seluruh daerah di Sulsel.

Mewakili keluarga almarhum, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, bahwa sosok Punggawa bukan hanya sebagai keluarga baginya, tetapi juga sebagai sahabat dan teman.

Maka, dirinya menyampaikan permohonan maaf jika selama hidupnya, almarhum IYL pernah melakukan kesalahan.

Kakak dari IYL ini juga berharap, baik keluarga sahabat dan masyarakat Kabupaten Gowa untuk terus mendoakan almarhum.

“Tentu saja ini akan menjadi hal yang berarti. Almarhum di sana di tempatnya, do’a-do’a kita pasti akan memberikan dia ketenangan. Kalaupun ada salah, khilaf dan mungkin ada hal yang tidak berkenan selama ini, pengampunan kita akan membawa dia ke tempat-tempat yang lebih damai,” ucap SYL melalui keterangannya, Senin (3/8/2020).

Sementara itu, Ustadz Usman Jasad mengatakan, bahwa kebahagiaan di dunia dan di akhirat dibagi menjadi empat golongan. Orang yang bahagia dunia dan di akhirat, kemudian orang yang bahagia di dunia tapi sengsara di akhirat.

Menurut Ujas sapaan Usman Jasad, dirinya meyakini bahwa almarhum orang yang termasuk dalam golongan orang yang bahagia di dunia dan akhirat.

Kendati, selama hidup di dunia, IYL dianggap kaya harta, kaya ilmu, kaya kekuasaan dan rajin beribadah dan selalu memikirkan kepentingan orang banyak.

“Saya yakin hal tersebut, saya ini adalah seorang ustad yang telah lama mendampingi beliau turun ke desa-desa, kecamatan-kecamatan sehingga tahu persis gagasan dan ide-ide besar dari beliau,” ujarnya.

Akademisi UIN Alauddin Makassar ini menyebutkan bahwa beberapa ide-ide dan gagasan almarhum IYL yang dianggap luar biasa, hingga saat ini masih dirasakan adalah program Pencerahan Qalbu Jumat Ibadah, Kesehatan dan Pendidikan Gratis.

“Inilah warisan amal jariah yang beliau tanamkan sehingga saya yakin almarhum ayahanda Ichsan Yasin Limpo masuk dalam golongan orang yang bahagia di dunia dan di akhirat,” jelasnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa apa yang dilakukan oleh almarhum IYL semasa hidupnya, sesuai dengan hadits Rasulullah SAW, yaitu sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi orang lain.

“Tak terhitung kebaikan yang beliau tanam, tak terhitung kebajikan yang beliau tebarkan, tak terhingga amal jariyah yang beliau tinggalkan kepada kita semua dan saya yakin itu akan mengantarkan beliau tenang di alam kubur,” tambahnya.

Kegiatan ini turut diikuti Kapolda Sulsel, Anggota DPRD Sulsel, Pj Walikota Makassar, Bupati Gowa, Wakil Bupati Gowa, Forkopimda Kabupaten Gowa, Para Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa, seluruh saudara, kerabat, keluarga dan sahabat almarhum serta masyarakat Kabupaten Gowa.(*)

 

Reporter: Akbar

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed