oleh

Judi Togel dan Prostitusi Terselubung Marak, Pemuda Muhammadiyah Minta Aparat Segera Bertindak

TARAKAN – Praktik perjudian berupa toto gelap (Togel), sejak beberapa waktu terakhir kembali marak di Kota Tarakan. Hal ini meresahkan berbagai kalangan masyarakat, karena peredarannya sudah cukup luas.

Meski dunia sedang dihantui pandemi global, tampaknya praktik judi togel tetap marak di tengah masyarakat. Para bandar judi tetap menggelar praktik perjudian secara online. Lapak-lapak offline pun mudah dijumpai di berbagai tempat. Salah satunya di Kota Tarakan. Sejumlah masyarakat di wilayah tersebut merasa resah atas masih maraknya praktik judi Togel tersebut.

Sejumlah kalangan masyarakat dan tokoh pemuda di Tarakan menilai penegak hukum jangan tutup mata dengan maraknya perjudian togel di Tarakan. Saat ini banyak agen togel beroperasi beberapa titik yang ada di Tarakan.

Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Provinsi Kalimantan Utara pun mendesak aparat kepolisian segera bertindak menumpas segala bentuk penyakit masyarakat (Pekat). Hal ini disampaikan melalui Wakil Ketua PWPM Kaltara, Fajar Mentari, S.Pd yang mengaku prihatin dengan maraknya praktik judi togel di Tarakan.

“Khususnya perjudian togel dan praktik pelacuran yang marak di Kota Tarakan. Lapak-lapak perjudian togel terang-terangan membuka praktik di pinggir jalan, pasar, maupun di permukiman. Demikian juga tempat hiburan malam karaoke, panti pijat plus-plus dengan praktik prostitusinya,” terang pria akrab disapa FM ini.

Dikatakannya, keluhan warga terkait maraknya praktik perjudian dan pelacuran sudah bukan rahasia umum. Baik itu suara lisan, maupun tulisan di media sosial. “Sudah lama masyarakat resah atas adanya praktik judi togel dan pelacuran. Namun hingga sekarang belum ada tindakan tegas dari aparat. Kami minta penyakit masyarakat ini segera diberantas,” ungkap FM.

“Saya tidak tahu, kenapa belakangan ini praktik judi togel di Tarakan kok marak lagi. Yang pasti, beberapa pekan ini, banyak kami temukan kupon togel. Dugaan praktik judi togel tersebut terendus dan terjadi di beberapa titik. Saya pikir sudah bukan rahasia umum ya. Tarakan ini kecil, hampir semua masyarakat sudah tahu di mana saja titik-titik itu. Jadi jangan ada dusta di antara kita, kita jangan bersandiwara dengan berpura-pura tidak tahu, pura-pura buta-tuli,” ucap FM.

Praktik perjudian itu, kata FM, terbilang licik, sebab para penulis togel menjalankan aksinya dengan mempergunakan handphone. Bagi orang yang ingin memasang nomor bervariasi, bisa dipesan melalui SMS ke handphone penulis togel. Ada juga yang pakai tulisan di kertas saja. Dalam praktik perjudian tidak hanya melalui SMS, namun beberapa di antaranya bahkan sudah kembali terang-terangan memakai kupon kepada pembeli.

“Dalam praktik judi togel tersebut, pembeli yang membeli kupon togel dengan cara menebak angka yang akan diumumkan. Harga pembelian tidak dibatasi, namun minimal memasang dua angka.

Bila angka tebakan angka itu benar, maka dia akan memperoleh uang beberapa kali lipat dari uang yang dibayar. Kelipatannya tergantung jumlah angka yang ditebak. Makin banyak angka yang tepat, maka makin besar uang yang diperoleh,” jelasnya.

Dia mengaku khawatir bila terus dibiarkan maka praktik judi togel akan semakin meluas, sehingga upaya pemberantasannya juga semakin sulit. Menurutnya, praktik judi bagaimana pun merupakan tindakan melanggar hukum. Bahkan dia menyebutkan, banyak kasus orang menjadi miskin karena kecanduan berjudi. “Belum lagi, orang yang kecanduan judi biasanya juga akan banyak terlibat dalam hal-hal mistik yang merusak logika masyarakat,” katanya.

Yang memprihatinkan lagi, kata FM, mereka yang suka memasang nomor togel umumnya justru orang miskin. Mereka memasang nomor togel dengan harapan bisa menang, dan dapat memperoleh uang yang banyak. “Ini justru akan makin menyengsarakan mereka, karena yang namanya judi tidak mungkin akan menang selamanya. Yang sering justru kalah,” tuturnya.

Terkait hal ini, FM berharap agar kepolisian dapat menghentikan dan menangkap bandar togel serta penulisnya. Jangan hanya penulisnya saja ditangkap, tapi bandarnya juga harus ditangkap. “Kami berharap agar pihak kepolisian bisa menindak tegas melakukan penyelisiran dan menangkap para penulis beserta bandar togelnya, menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam peredaran judi togel tersebut,” ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Benar.praktek judi togel meresahkan.bnyk di pinggir jalan..contoh selumit gunung bata…thm simpang tiga.

News Feed