oleh

403 Sarjana Baru UBT, dr. Khairul: Jangan Berharap jadi PNS atau Kerja di Perusahaan

TARAKAN – Univeritas Borneo Tarakan (UBT) menggelar wisuda 403 mahasiswa, Selasa (28/07/2020). Ini menambah sederet sarjana di Kota Tarakan yang siap berebut peluang untuk terjun ke dunia kerja.

Hal tersebut tentu akan menyebabkan lonjakan, apa lagi di tengah situasi pandemi Covid-19 ini kesempatan untuk mencari kerja juga kian mengecil. Belum lagi, gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan di beberapa perusahaan hingga saat ini belum mendapatkan solusi.

Baca Juga: Walikota Ucapkan Selamat dan Sukses 403 Mahasiswa UBT Wisuda, Apresiasi Penerapan Protokol Kesehatan

Menanggapi hal tersebut, Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes menyebut, peluang kerja di Tarakan sendiri sangat banyak dan berharap sarjana dan kaum terpelajar ini bisa menjadi trigger untuk menciptakan lapangan kerja.

“Lapangan kerja cukup banyak saya kira, sebab jangan hanya melihat bahwa saya harus bekerja menjadi PNS, bekerja di perusahaan. Ya kalau bisa jadi trigger, menciptakan lapangan kerja baru dan saya kira itu bisa dilakukan oleh siapa saja,” ujar dr. H. Khairul, M.Kes kepada benuanta.co.id, Selasa (28/7/2020).

Dengan berbekal kemampuan beradaptasi yang baik, dr. Khairul mengaku optimis terhadap peluang pekerjaan meski di tengah pandemi global ini.

“Saya yakin seluruh sarjana ini ‘kan sudah dibekali dengan kemampuam beradaptasi dengan lingkungan sebagai modal utama mendapatkan pekerjaan atau menciptakan pekerjaan. Selalu ada optimisme bahwa di luar itu insyaAllah ada peluang, walau di tengah pandemi. Nyatanya kan kita masih bisa bertahan kok, tidak ada masalah,” katanya.

Menurutnya, bagaimana ilmu yang telah didapatkan ketika di bangku kuliah dapat diterapkan dalam kehidupan nyata. Hal itu turut menjadi nilai yang penting.

“Jadi setelah sarjana ini akan ada ujian yang terus kita dapatkan, kapan ujiannya kita tidak pernah tahu, materi ujiannya juga begitu. Oleh karena itu, yang akan berhasil nantinya itu adalah yang lolos di ujian itu. Ujian di masyarakat,” tukasnya.(*)

 

Reporter : Yogi Wibawa

Editor : M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed