oleh

Masa HGB Selama 25 Tahun Habis, Ini Rencana Walikota Tarakan Untuk Ambil Alih THM Tahun Depan

TARAKAN – Hak Guna Bangunan (HGB) salah satu tempat ikonik Kota Tarakan selama 25 tahun, yakni pasar THM akan kembali ke tangan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, pada Juni 2021 mendatang.

Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes mengatakan, selama ini berdirinya THM telah ada perjanjian dengan sistem Build Operational Transfer (BOT) dengan Pemkot Tarakan, dalam jangka waktu selama 25 tahun.

“Jadi wkatu itu mereka beli untuk jangka waktu selama 25 tahun, mereka sudah tempati itu selama 25 tahun dan setelah itu di dalam perjanjiannya akan dikembalikan kepada pemerintah kota. Karena itu kan lahan Pemda termasuk bangunan yang ada diatasnya, itu didalam perjanjiannya,” kata Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes kepada benuanta.co.id, Rabu (22/7/2020).

Baca Juga :  HUT IWP Tarakan Ke-1, Ketua TP PKK Kaltara Pesankan Emansipasi Wanita

“Dan itu berakhir pada Juni tahun 2021. Maka selanjutnya setelah 2021 itu harus kembali ke pemerintah kota, seperti itu,” sambungnya.

Kata Khairul, selama ini Pemkot hanya mengelola kios-kios yang ada di dalam untuk disewakan, ditambah pemasukan melalui pajak daerah yang berasal dari restoran cepat saji tepat di bagian depan komplek THM tersebut.

“Jadi selama ini pemda sih tidak dapat apa-apa memang. Ya itu aja kios yang di dalam itu, ya kios yang kita kelola yang kita sewakan dan sebagainya. Kalau yang dari depan ini ya tidak ada. Paling ya tadi, kalau misalnya ada jual makanan ya pajak daerah 10 persen itu dari penjualan makanan atau dari parkir itu,” terangnya.

Baca Juga :  Asap Bikin Panik, PMK Tarakan Padamkan Sampah yang Dibakar Warga

“Nah yang terus kios di dalam itu ada penyewaan memang kios-kios dalam termasuk kios buah itu. Ya tapi yang dari ini kan tidak ada, karena ceritanya mereka kan beli dengan pengembang dulu. Itulah pembagiannya, pemerintah mengelola yang didalam. Nah ini yang di depan ini dijual oleh pengembang kepada masyarakat yang menempati sekarang itu. Dengan hak kelola selama 25 tahun, dan itu sudah berakhir nanti di juni 2021,” tambahnya.

Baca Juga :  Warga Ramai Beli Minyak Goreng, Alfamidi Minta Jangan Panik Buying

Kedepannya, kata dia, pengelolaan THM itu akan ditangani oleh Pemkot langsung untuk disewakan setiap tahun, dengan durasi maksimal 5 tahun.

“Jadi itu nanti karena selama ini kita tidak dapat apa-apa, jadi itu dikelola langsung oleh Pemda dan disewakan. Makanya itu nanti baru ada nilai yang masuk ke Pemda. Disewakan setiap tahun, sebenarnya sewa itu kan maksimal 5 tahun jadi bisa setiap tahun bisa langsung 5 tahun. Setelah lima tahun diperbaharui lagi,” tutupnya.(*)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *