oleh

Bangkitnya Global Kaya Baru

Oleh : Jefhorison S.I.P

(Mahasiswa Magister Manajemen UKDW Yogyakarta)

 

INI adalah fakta yang paling penting di zaman ini. kita hidup di puncak ketidaksetaraan pendapatan, terutama di kalangan paling atas dan juga kalangan lainnya. Pergeseran ini paling nampak terjadi di Amerika dan Inggris.

Tetapi ini fenomena ini juga  terjadi secara global hampir di seluruh dunia seperti yang terjadi di Cina yang komunis, di Rusia yang eks-komunis, India, dan Kanada.

Bahkan di negara-negara demokrasi yang mapan seperti Swedia, Finlandia, dan Jerman. Sejumlah angka berikut akan menggambarkan apa yang sedang terjadi. Tahun 70-an, satu  persen kalangan atas menguasai sekitar 10 persen pendapatan nasional di Amerika Serikat.

Hari ini jumlah itu sudah bertambah lebih dari dua kali lipat di atas 20 persen. Ini adalah yang terjadi pada posisi teratas dari distribusi penghasilan. Kalangan yang tergolong 0,1 persen di AS dewasa ini menguasai lebih dari 8 persen pendapatan nasional. Mereka ini adalah bagian dari 1 persen pada 30 tahun silam.

Reich (Menteri tenaga kerja Kabinet Clinton), mengambil angka kekayaan dua orang yang diakui paling kaya, yaitu Bill Gates dan Warren Buffett, dan ia temukan kekayaan mereka sebanding dengan yang jumlahnya 120 juta orang.

Pada saat itu, Warren Buffett sendiri bukan hanya seorang plutokrat, ia juga salah satu pengamat fenomena tersebut. Buffett mengungkapkan bahwa pada tahun 1992, jumlah kekayaan orang-orang yang tercantum dalam daftar Forbes 400, dan daftar 400 orang Amerika terkaya adalah 300 miliar dolar, bahkan tidak harus jadi miliader untuk bisa masuk daftar ini pada tahun 1992.

Tapi hari ini, angka  itu sudah menjadi lebih dari 5 kali lipat hingga mencapai 1,7 triliun, sementara pada posisi yang lain kita belum melihat hal yang sama terjadi di kalangan kelas menengah, yang kekayaannya stagnan atau malah turun.

Kita hidup di era plutokrasi global, tapi kita lamban menyadarinya. Salah satu alasannya adalah semacam fenomena katak dalam belanga. Perubahan-perubahan yang lambat dan berangsur sulit untuk disadari, walaupun kita ketahui bahwa hasil akhirnya akan sangat dramatis.

Bicara tentang ketidaksetaraan pendapatan, pastilah bicara tentang distribusi pendapatan serta redistribusi pendapatan. Demikian kita hidup di puncak ketidaksetaan pendapatan, terutama di kalangan atas. Apa yang mendorong ini, dan apa yang bisa kita lakukan?

Sekelompok penyebabnya ialah bersifat politis: pajak yang lebih rendah, deregulasi, terutama pelayanan finansial, privatisasi, perlindungan hukum yang lemah terhadap serikat perdagangan, semua ini menyumbang banyak faktor politis yang dapat secara luas digolongkan dalam kategori “kapitalisme kroni”.

Perubahan politis yang menguntungkan sekelompok orang dalam yang punya koneksi, tapi tidak memberikan banyak manfaat bagi orang lain. Dalam praktik,untuk menghentikan kapitalisme kroni semacam ini adalah usaha yang sangat sulit.

Walaupun menghentikan kapitalisme kroni sangatlah sulit. Namun secara intelektual, ini sebenarnya mudah. Lagi pula, tidak ada seorang pun yang mendukung kapitalisme kroni. Ini adalah salah satu cara yang dapat mempersatukan sayap kiri dan sayap kanan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed