oleh

Selama Pandemi Covid-19, Omzet Pedagang Rombengan Turun Drastis

NUNUKAN – Di tengah pandemi covid-19 saat ini, sejumlah pelaku usaha pakaian rombengan yang berpusat di Jalan Lingkar Nunukan menyambut baik kebijakan pemerintah terkait penerapan tatanan kehidupan baru. Yang mana setiap masyarakat diwajibkan menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan yang telah diatur.

Beberapa pedagang mengakui bahwa pendapatan mereka menurun sekitar 50 persen dari keuntungan. Hal itu seperti dirasakan oleh Imran, yang kesehariannya menjual barang-barang rombengan atau barang bekas seperti tas, sepatu, jaket, baju dan celana.

ROMBENGAN: Tempat penjualan rombengan yang berpusat di Jalan Lingkar Nunukan. (FOTO: NASRUL/BENUANTA)

Di tengah pandemi covid-19 beberapa bulan lalu, hampir membuat mereka bangkrut karena keuntungan yang mereka dapatkan sangat turun drastic. Biasanya dalam sepekan dapat menghasilkan keuntungan hingga Rp 1 juta lebih.

Baca Juga :  Gubernur Kaltara: HIPMI Melahirkan Pengusaha Lewat Diklatda

“Pendapat saya itu turun, sekarang ini hanya sekitar 50 persen dan 30 persen, ini karena sepinya pembeli di tengah wabah covid-19 saat ini,” kata Imran kepada benuanta.co.id, Rabu (15/7/2020).

Lanjutnya, dirinya berharap pemerintah dan masyarakat dapat konsisten menjalani penerapan tatanan baru di tengah pandemi saat ini.

Hal serupa juga dirasakan Jumina. Dalam kesehariannya dia terkadang mendapat omzet Rp 300 ribu, namun sejak ia kembali membuka jualan rombengan tersebut, paling besar hanya dapat Rp 200 ribu, bahkan nyaris tak dapat pembeli dalam sepekan.

Baca Juga :  Pilkades Serentak Nunukan, Wabup Hanafiah Tinjau TPS

Jumina berharap kepada pemerintah menyediakan lokasi atau tempat yang nyaman bagi pedagang. Mereka juga berharap kedepannya bagi Pemerintah Kabupaten Nunukan bisa menata dengan baik.

“Agar kita dapat berdagang dengan nyaman dan tidak ada perebutan tempat bagi pedagang lama maupun pedagang baru,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Nasrul/Darmawan

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *