oleh

Sabah Malaysia KLB Polio, Kaltara Harus Waspada

DINEKS AKAN LAKUKAN IMUNISASI POLIO MASSAL KEPADA 201.419 ANAK

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara mendapatkan surat dari Kementerian Kesehatan RI, agar mempersiapkan diri untuk pelaksanaan kegiatan imunisasi polio. Karena saat ini beberapa negara ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB) Polio.

“Kita akan ada kegiatan besar lagi di Kaltara untuk pelaksanaan imunisasi polio massal,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kaltara Usman melalui Agust Suwandy, Kabid P2P Dinkes Kaltara kepada benuanta.co.id, Sabtu 11 Juli 2020.

Hanya saja, kegiatan imunisasi massal ini akan memiliki tantangan besar, karena bertepatan dengan masa pandemi Covid-19, yang saat ini masih berlangsung di seluruh Indoensia. Namun pihaknya dalam waktu dekat akan melaksanakan rapat terkait persiapan kegiatan imunisasi ini.

“Senin nanti ada rapat dengan Kemenkes terkait persiapan kegiatan imunisasi tersebut, nanti akan diinfokan langkah-langkah persiapannya,” jelasnya.

Dalam surat pemberitahuan itu, sehubungan dengan KLB Polio yang terjadi di beberapa negara tetangga, Indonesia perlu melaksanakan Iangkah-langkah antisipatif, terutama di wilayah-wilayah yang berbatasan Iangsung serta memiliki akses/pintu masuk ke Wilayah Malaysia, agar tetap aman dan tidak terjadi penyebaran penyakit Polio.

Sebagaimana diketahui, telah terjadi KLB Polio cVDPV1 dan cVDPV2 di negara bagian Sabah, Malaysia. Provinsi Kalimantan Utara berbatasan Iangsung dengan Sabah dan memiliki tingkat mobilitas penduduk yang tinggi antar wilayah. Dengan demikian Kalimantan Utara berisiko tinggi terhadap penyebaran virus Polio dari Sabah.

Oleh karena itu, berdasarkan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Komite Penasihat Ahli Imunisasi NaSIonaI (ITAGl) pada tanggal 15 Mei 2020, perlu dilakukan kegiatan pemberian imunisasi tambahan IPV bagi sasaran usia < 15 tahun. Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan pada minggu ketiga bulan Juli 2020.

“Jumlah sasaran imunisasi di Kaltara mencapai 201.419 orang dengan rincian 105.652 perempuan dan 95.767 laki-laki,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed