oleh

PLTMG Baru Bertenaga 18 Mega Watt Ditargetkan Beroperasi Akhir 2021

TARAKAN – Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) bertenaga 18 Mega Watt (MW), ditargetkan akan mulai beroperasi di Tarakan pada akhir 2021 mendatang, Selasa 7 Juli 2020.

Manager PT. PLN UP3 Tarakan, Suparje Wardiyono mengatakan PLTMG baru sebesar 18 MW merupakan mesin dengan Jenis Dual Fuel, berbahan bakar gabungan Minyak dan Gas.

“Sebanyak 3 unit mesin merek Wartsila yang berasal dari Finlandia ini belum datang di Tarakan, namun sudah melakukan kontrak di PLN pusat. Kami fungsinya menyiapkan lahan, dan saat ini sudah siap,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Selasa 7 Juli 2020.

“Sudah ada mesin merek Wartsila lainnya saat ini, tetapi tipe dan kapasitas berbeda, mesin yang baru tersebut per unitnya bisa menghasilkan daya sebesar 7,3 MW,” tambahnya.

Suparje menjelaskan, mesin akan berlokasi di Gunung Belah, dengan dual fuel, apabila ada gangguan atau kekurangan pasokan gas dari Pulau Bunyu dan Sumur Mambungan, PLTMG 18 MW masih tetap bisa beroperasi 100 % dengan BBM HSD.

Komposisi paling kecil per unitnya sebesar 7% BBM HSD 93% Gas dan paling besar bisa mencapai 100% BBM HSD 0%Gas Gunung Belah.

“Mesin ini berbahan bakar gas dan minyak, jadi jika bahan bakar gas terganggu, mesin bisa menggunakan bahan bakar alternatif yaitu minyak yang berasal dari Pertamina melalui pipa,” jelasnya.

Kemampuan PLN Tarakan diperkirakan menjadi 70 MW. Lahan dan fondasi telah disiapkan yang rencananya akan diletakan di Gunung Belah kota Tarakan.

“Beroperasinya PLTMG ini akan memakan waktu yang cukup lama karena konstruksi dan operasi diperkirakan akan berlangsung selama 12 bulan. Targetnya di akhir 2021 bisa dinikmati masyarakat,” tutupnya.(*)

Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed