oleh

Polres Malinau Siap Kawal dan Amankan Pilbup Malinau

MALINAU – Dimulainya tahapan-tahapan pemilu, ternyata membuat Polres Malinau semakin memantapkan personelnya, secara luar , dalam. Sebagai persiapan pengamanan dan pengawalan tugas-tugas Komisi Pemilihan Umum(KPU) dan Badan Pengawas Pemilu(Bawaslu).

Sebagai salah satu Garda terdepan bersama TNI dalam melakukan pengawalan dan pengamanan pemilu nantinya. Polres Malinau tidak ingin kecolongan meski saat ini situasi masih dilanda oleh virus covid19.

Kapolres Malinau AKBP Agus Nughraha Sh, Mh SIK kepada media Benuanta mengatakan kalau pihaknya telah melakukan pematanggan persiapan kepada setiap personel kepolisan Polres Malinau. Agar personelnya semakin siap dalam melakukan setiap tugas yang berhubungan dengan pemilu 2020.
“Latihan rutin selalu kita lakukan agar secara fisik dan mental, agar para polisi kita tidak lalai saat melakukan pengawalan dan pengamanan,” kata Kapolres Malinau AKBP Agus Nugraha Sh, Mh SIK.

Jika belajar dari pengalaman pemilu yang lalu-lalu. Kapolres Malinau yang akrab disapa Agus mengaku tidak khawatir karena pemilu di Malinau selalu berjalanan kondusif. Namun pihaknya tetap harus melakukan segala persiapan agar siap, ketika menghadapi yang yang tidak diinginkan.

“Pemilu disini alhamdulilah selalu aman. Tapi kita tidak ingin lengah, karena selalu ada momen penyebaran isu dan opini yang bisa memecah bela masyarakat dan itu yang kita antisipasi,” imbuhnya.

Sedangkan dari dalam lapangan Agus mengaku selalu intens menjalani komunikasi dengan pihak TNI, untuk hal pengamanan dan rutin komunikasi dengan KPU dan Bawaslu Malinau untuk tugas-pengawalan.

“Semua instansi disini sudah sering rapat membahas hal ini jadi saya rasa untuk saat ini semuanya amanlah,” ujarnya.

Meski demikian, bukan hal itu lah yang menjadi tantangan terbesar Polres Malinau untuk menjalankan tugasnya. Melainkan rintangan menembus medan jalanlah yang merupakan rintangan yang harus dihadapi Polres Malinau, mengingat luas Malinau yang hampir separuh wilayah Provinsi Kaltara yang terdiri dari 109 desa.

“Untuk kota insyallah bersama TNI kita bisa kawal lah, makanya kita lebih fokus ke Pedesaan karena ada beberapa desan yang memiliki medan yang sangat sulit untuk ditempuh bahkan bisa memakan waktu 2 hari untuk bisa sampai kedesa itu,” tutupnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed