oleh

Satgas Pamtas Yonif 623/BWU Patroli bersama Polri dan TDM-PRDM, Menjaga Batas Negara

NUNUKAN – Satgas Pamtas Yonif 623/BWU bersama Polri Pos Aji Kuning, serta PDRM dan TDM (Tentara Diraja Malaysia) melaksanakan patroli gabungan bersama di wilayah Patok 7 Kampung Bagusung, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara.

Dikatakan, Dansatgas Yonif 623/BWU Letkol Inf Yordania S.I.P., M.Si, dalam rangka mengamankan wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia, sehingga melakukan patroli bersama di wilayah Patok 7 untuk melaksanakan pengecekan, pengawasan dan pendataan terhadap jalan-jalan tidak resmi atau jalur-jalur tikus, guna menekan angka tindak pidana penyelundupan barang-barang ilegal yang dapat berakibat pada kerugian negara.

Kegiatan patroli bersama ini dipimpin langsung Komandan Kompi Tempur (Dankipur) SSK 1 Kapten Inf. Salim serta 9 orang personel PDRM yang dipimpin oleh Brigjen M. Candara selaku Kepala Staf Operasi Darat Escom dan 3 orang personel dari pihak Kepolisian setempat yang dipimpin oleh IPDA Satono.

Kegiatan-kegiatan seperti ini diharapkan dapat lebih memperkuat sinergitas TNI-Polri dan TDM-PDRM Diraja Malaysia, didukung oleh kemanunggalan TNI-rakyat dalam rangka menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sinergitas antara TNI, Polri, TDM dan PDRM dalam rangka menciptakan suasana aman dan tenteram di wilayah perbatasan.

“Kami bersama-sama terus menjaga situasi di wilayah perbatasan agar tetap kondusif, walaupun jarak yang jauh serta banyaknya tanjakan di tempuh dengan berjalan kaki,” Kata Letkol Inf. Yordania, kepada benuanta.co.id, Ahad (28/6/2020).

Lanjut dia, menjaga keamanan wilayah perbatasan merupakan tanggung jawab kita bersama, sehingga dengan kegiatan seperti ini dapat menekan tindak pidana sekecil mungkin di wilayah perbatasan. Serta memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa situasi perbatasan tetap dalam keadaan aman dan tenteram.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut secara bertahap, sehingga kita dapat memberikan pemahaman hukum kepada warga perbatasan dalam rangka meningkatkan kepedulian mereka untuk memberikan saran, serta masukan tentang kondisi wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh IPDA Satono selaku Danpos Polisi, bahwa menjaga wilayah perbatasan merupakan tanggung jawab bersama.

“Kegiatan ini sebagai wujud tanggung jawab kita bersama dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia,” jelasnya IPDA Satono.

“Semoga melalui kegiatan ini kita dapat mencegah segala bentuk pelanggaran yang dilakukan di wilayah perbatasan. Sehingga akan memperkecil peluang pelaku-pelaku penyelundupan barang-barang ilegal dalam rangka mencari keuntungan pribadi yang dapat merugikan Negara,” tegasnya. (*)

 

Reporter: Darmawan
Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed