oleh

LKPj Bupati TA 2019: 3 Program dari OPD Capaian 0 Persen, Pansus Minta Pemkab Lebih Optimal Lagi

TANA TIDUNG – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Tana Tidung (KTT) untuk Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tana Tidung Tahun Anggaran (TA) 2019, telah menyampaikan sejumlah catatan dan rekomendasi. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mendapat rekomendasi tersebut diharapkan menjadi acuan untuk penyusunan program dan keuangan pada penganggaran tahun selanjutnya.

Seperti Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, pada program ini capaian kinerjanya mendapat diapresiasi DPRD. Karena hampir keseluruhan capaian programnya di atas 80 persen. Namun demikian, tetap ada catatan dan rekomenasi dari DPRD.

Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga diharapkan memberi perhatian serius terhadap sarana dan fasilitas destinasi pariwisata yang saat ini dinilai belum optimal. “Selain itu dalam bidang olahraga dan pemuda perlu juga menyediakan fasilitas olahraga yang memadai di masing-masing kecamatan, sebagai pusat pembinaan olahraga. Lebih lanjut pemerintah daerah juga  memberikan perhatian kepada atlet dan pemuda berprestasi, khususnya kesejahterannya,” terang anggota DPRD KTT, Abu Bakar.

Sedangkan pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman KTT, capaian kinerjanya hampir secara keseluruhan juga di atas 90 persen. Namun demikian, terdapat beberapa program yang capaian kinerjanya di bawah 50 persen.

Yakni pada program Pembangunan Turap/Talud/Bronjong, Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan lainnya, dan Program Perencanaan Tata Ruang. Serta terdapat 1 program persentase capainnya 0 persen, yakni pada program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan.

“Semestinya hal ini harus dijelaskan secara rinci dalam laporan terkait kendala pelaksanaannya. Hal yang perlu direkomendasikan agar kedepan pemerintah daerah perlu lebih giat lagi dalam meningkatkan pencapaian realisasi anggaran sesuai target yang direncanakan,” kata Abu Bakar.

Untuk Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, pencapaian kinerjanya juga mendapat apresiasi, karena hampir keseluruhan program di atas 90 persen. Namun juga terdapat 1 program yang presentase capaiannya 0 persen, yakni program peningkatan peran serta dan kesetaraan gender.

“Semestinya hal ini harus dijelaskan secara rinci dalam laporan terkait kendala pelaksanaannya. Sebagai rekomendasi kepada pemerintah daerah kedepan untuk lebih intensif lagi dalam menjalan program peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan,” jelas Abu Bakar.

Sebelumnya Pansus juga menyoroti OPD lain yang juga ada capaian kinerjanya 0 persen. Yakni program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi SDA dan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup dan dan Perhubungan. Sehingga ditemukan 3 program dari OPD yang 0 persen(*)

 

Reporter: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed