oleh

Ibadah Haji 2020 Ditiadakan, 7.272  Jemaah di Sulsel Batal Berangkat

MAKASSAR – Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI)  telah mengumumkan untuk tidak memberangkatkan jemaah Haji di tahun 2020, Selasa (2/6/2020). Dengan alasan terjadinya Pandemi virus Corona atau Covid-19.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 494 tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaran Ibadah Haji Tahun 1441 Hijriah atau tahun 2020.

Dikutip dari berbagai sumber, Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 221.000 orang pada tahun ini. Jumlah tersebut terdiri atas 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus.

Skenario kedua dengan opsi pemberangkatan calon jemaah haji tetap dilaksanakan,  dengan membatasi jumlah jemaah hingga 50 persen dari total kuota yang diberikan.

Sementara itu, Kemenag provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat dari 203.320 calon jemaah haji di Indonesia, 7.272 berasal dari Sulsel. Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulsel, Anwar Abubakar menyebutkan, bagi jamaah yang ingin uangnya dikembalikan akan diberikan di tahun 2021.

“Dan akan dikembalikan kepada calon jamaah, paling lambat 30 hari sebelum pemberangkatan pada tahun yang akan datang,  sesuai dengan perhitungan masing-masing,” ujarnya.(*)

 

Reporter: Akbar

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed