oleh

Ekonomi Sulit, Stadion Mattalatta Makassar Ditanami Sayur

MAKASSAR – Home base PSM Makassar setiap berkompetisi di liga 1 Indonesia, Stadion Andi Mattalatta yang terletak di Jalan Mappanyukki Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mendadak viral di dunia maya. Sebab di dalam stadion tersebut ditanami sayur mayur.

Hal itu terjadi sejak kompetisi mulai ditunda untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) tiga bulan terakhir. Lahan yang digunakan bercocok tanam berada di sisi Utara stadion Mattalatta dengan luas 20 meter.

Bertani di stadion Mattalatta dengan alasan tanah yang subur, ditambah sulitnya mata pencaharian di tengah wabah Covid-19. Menurut penjaga stadion yang melakukan cocok tanam, Baco, itu dilakukannya untuk menambah penghasilan.

Baca Juga :  Begini Motif Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

Kata dia, sebelum ditanami sayuran di lokasi tersebut ditumbuhi rumput ilalang dan sudah meninggi. Sehingga dia yang ditugaskan menjaga dan membersihkan lokasi sekitar stadion memiliki inisiatif untuk bertani.

“Saya dikasih izin sama pengelola, tapi hanya 20 meter. Tapi kalau pertandingan (liga) sudah dilanjutkan, tidak boleh lagi tanam sayur,” ungkapnya kepada Selatan.co.id, Sabtu (30/5/2020).

Baca Juga :  Pelaku Pembakar Mimbar Khutbah Masjid Raya Ditangkap

Sementara itu, media officer PSM Makassar, Sulaiman Karim mengatakan, pihaknya tidak memiliki wewenang melarang warga sekitar untuk bertani di area stadion. Pasalnya, status mereka hanya penyewa.

“PSM bukan pengelola. PSM adalah penyewa. Kami menyewa untuk pertandingan dan latihan,” singkat pria yang akrab disapa Sule belum lama ini.

Untuk diketahui, pengelola stadion berkapasitas 15 ribu penonton ini, Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) pernah berseteru dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Karena saling klaim tentang kepemilikan kawasan stadion bersejarah tersebut.

Baca Juga :  Pelaku Pembakar Mimbar Khutbah Masjid Raya Ditangkap

Namun akhirnya, mereka sepakat untuk menempuh jalur damai. Dengan catatan Pemprov Sulsel sebagai pemilik dan YOSS tetap menjadi pengelola.(*)

 

Reporter: Akbar

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed