oleh

Hari Ketiga Pencarian, Rahmat Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

NUNUKAN – Setelah dilakukan pencarian selama 3 hari oleh Tim SAR gabungan atas kecelakaan laut, Senin 22 Mei 2020 lalu, Rahmat Hanafi akhirnya berhasil ditemukan, Rabu (27/5/2020).

Saat itu Rahmat diduga hilang terbawa arus saat melakukan perjalanan berlayar dengan tujuan berlebaran di Hari Raya Idulfitri. Rahmat ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Baca Juga: Belum Ditemukan, Rahmat Diduga Tenggelam di Sungai Sebuku

Hal itu dibenarkan Kepala Kantor Basarnas Kaltara, Amiruddin. “Rahmat ditemukan sekitar pukul 14.00 Wita dalam keadaan meninggal dunia, 3 Km dari tempat kejadian oleh Tim SAR gabungan, dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk dimakamkan,” kata Amiruddin, kepada benuanta.co.id.

Lanjut Amiruddin, almarhum Rahmat dikebumikan pada pukul 14.30 Wita. Sebelumnya Kepala Bagian Operasi Tim Search And Rescue (SAR) Nunukan, Anggi menyampaikan, kecelakaan ini terjadi di Sungai Sebuku akibat arus deras. Korban menaiki perahu ketinting sekira pukul 12.00 Wita. Tak dapat dikendalikan, perahu diduga terbalik.

Pengendara perahu ketinting itu ada dua orang, yakni Efendi dan Rahmat Hanafi. Keduanya merupakan warga Desa Pembeliangan RT 2, Kecamatan Sebuku. Perahu ketinting yang digunakan saat itu terdampar di bawah Kapal CPO KHL, diakibatkan arus yang sangat deras.

Pada waktu kejadian Efendi dinyatakan selamat dari kejadian nahas tersebut. Hanya saja Rahmat belum ditemukan. Sehingga dilakukan lah pencarian dan di hari ketiga Rahmat ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. (*)

 

Reporter: Darmawan

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed