oleh

Hari Raya dan Hari Besar Kerap Dipakai untuk Kegiatan Judi Sabung Ayam

NUNUKAN – Pandemi Covid-19 yang masih menjadi keprihatinan bangsa Indonesia, diharapkan dapat segera berakhir. Salah satunya dengan tetap melakukan physical distancing dan social distancing.

Namun hal itu belum sepenuhnya diterapkan oleh masyarakat. Terbukti di hari raya Idulfitri 1441 H, tepatnya Ahad 24 Mei 2020 kemarin, sekitar 60 orang sedang melakukan permainan judi sabung ayam di Desa Bebanas, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan.

Informasi terkait permainannya judi sabung diterima Kapolsek Sebuku Iptu Edy Purnoto, Senin 25 Mei sekira pukul 13.00 Wita. Selanjutnya Kapolsek berkoordinasi dengan Camat Sebuku Rudiansyah dan Dan Pamtas Sebuku, Kapten Jemmy.

Sekitarpukul 14.00 WITA Kapolsek, Camat dan Dan Pamtas beserta anggota langsung menuju ke lokasi judi sabung ayam di Sesa Bebanas.

Saat tiba di lokasi para pemain judi sudah banyak yang kabur melarikan diri dengan membawa ayam sabung masuk ke lokasi-lokasi perkebunan di sekitar area judi.

Petugas yang masih menemukan beberapa warga yang berasal di lokasi perjudian untuk segera membubarkan kegiatan judi sabung ayam tersebut.

Beberapa informasi yang didapat petugas di lapangan, pelaku judi sabung ayam memanfaatkan hari raya maupun hari besar lainnya untuk kegiatan judi sabung ayam seperti. Sebab hal itu dinilai bakal lepas dari pantauan petugas.

Setelah sekitar satu jam petugas gabungan memberi penjelasan kepada warga yang berada di TKP perjudian, akhirnya seluruh warga meninggal lokasi.

Dalam penyampaian kepada masyarakat, Camat Sebuku, Kapolsek dan Dan Pamtas mengimbau agar masyarakat paham bahwa penyakit masyarakat seperti perjudian sabung ayam dan sebagainya tidak diperbolehkan. “Karena itu dapat diancaman dengan pidana,” kata Kapolsek¬† Sebuku, Iptu Edy Purnoto.

Camat Sebuku, Rudiansyah juga mengimbau agar warga dalam situasi pandemi Covid-19 untuk tidak mengumpulkan massa, apalagi seperti judi sabung ayam.

“Sosialisasi kepada warga masyarakat harus terus-menerus disampaikan, baik terkait larangan kegiatan judi sabung ayam maupun mengumpulkan massa dalam situasi pandemi Covid-19 ini karna dapat mempercepat penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Kapolres Nunukan AKBP Saiful Anwar SIK juga sangat komitmen terhadap penegakan hukum. Dia menegaskan, segala tindak kejahatan apalagi judi merupakan penyakit masyarakat.

Hal ini ditekankan Kapolres saat memberikan arahan di depan jajarannya kala apel pagi. “Kita sangat serius dan komitmen dalam menindak segala bentuk tindak kejahatan. Seperti judi,p eredaran narkoba dan lainnya,” tutur Saiful Anwar.(*)

Sumber: Humas Polres Nunukan
Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed