oleh

Badan POM Masih Temukan Produk Tanpa Izin Edar, Kedaluwarsa dan Rusak di Tarakan

TARAKAN – Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kota Tarakan melakukan pengawasan terhadap sarana distribusi pangan terutama untuk produk pangan Tanpa Izin Edar (TIE), kedaluwarsa (expired), dan rusak.

“Selama Ramadan kami setiap minggu turun ke lapangan intensifikasi pangan sampai nnti akhir Ramadan,” ungkap Kepala Loka POM Kota Tarakan, Musthofa Anwari kepada benuanta.co.id, Ahad 10 Mei 2020.

Baca Juga :  Motif Penikaman Gegara Pelaku Menolak Minum Alkohol, Begini Kronologisnya

Pengawas terakhir dilakukan pada 5 Mei 2020. Menurutnya, masih ditemukan produk pangan dalam keadaan tanpa izin edar, kedaluwarsa dan rusak atau penyok di beberapa toko ritel besar di Tarakan.

“Selama giat intensif pangan masih kami temukan produk-produk yang tanpa izin edar expired dan yang rusak atau penyok,” jelas Musthofa.

Untuk produk-produk yang ditemukan dalam keadaan tanpa izin edar, kedaluwarsa akan dimusnahkan. Sedangkan produk yang rusak atau penyok akan dikembalikan (return).

Baca Juga :  Presiden "Groundbreaking" Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Pertama RI

Di samping petugas Badan POM Tarakan melakukan kegiatan pengawasan, tetap mengedepankan imbauan pemerintah soal social distancing di masa pandemi Covid-19.

“Tim yang turun lapangan dilengkapi dengn masker dan sarung tangan dan tetap menerapkan social distancing. Selain itu tim di samping pengawasan juga melakukan KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) tentang pencegahan covid debgan bagi-bavi brosur, masker dan hand sanitizer,” pungkasnya.(*)

Baca Juga :  Muswil I IPSS Kaltara, Lahirkan Pemimpin Muda yang Siap Bangun Ekonomi

 

Reporter: Ramli
Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed