oleh

Bupati Berharap Mahasiswa Malinau di Luar Daerah Segera Melapor

UNTUK DIDATA DAN DIBERIKAN BANTUAN

MALINAU – Melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S. Pi, M.M menyampaikan arahan Bupati Malinau terkait dengan bantuan Pemda Malinau yang akan diberikan kepada mahasiswa yang masih berada di luar Malinau, saat berada di RSUD Malinau Jumat (01/05/2020).

“Kalau untuk mahasiswa, kebetulan yang banyak keluar ini adalah mahasiswa yang masih di luar daerah, maka sesuai arahan Bapak Bupati dalam hal ini meminta kami untuk segera mengalokasikan anggaran untuk membantu mereka, setiap mahasiswa itu sekitar Rp. 1.000.000 per bulannya,” ujarnya Dr. Ernes Silvanus, S.Pi, MM.

Artinya supaya mereka mampu bertahan dalam beberapa waktu kedepan sampai dengan masa tanggap darurat ini selesai, dan jika dalam proses ini ternyata masa tanggap darurat ini bertambah, nanti kita lihat situasi. Apakah nanti arahan Bupati untuk menambahkan atau mungkin cukup yang sudah ada.

Baca Juga :  4 Kasus Kebakaran Rumah di Malinau, Dugaan Akibat Korsleting Listrik

Ernes juga menyampaikan agar mahasiswa sesegera mungkin dapat melaporkan kepada instansi terkait. “Jadi harapan kami kepada seluruh mahasiswa yang berada di luar agar melaporkan nanti ke Pemerintah Daerah pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Malinau. Baik Kabag Umum Bpk Matias Seradu atau melalui saudara Gunawan atau kepada mungkin ketua-ketua perwakilan mahasiswa kita Malinau yang ada di luar,” tegasnya.

Baca Juga :  Jari Pria Paruh Baya Nyaris Putus Akibat Cincin Batu Akik

Sejauh ini Pemkab Malina sudah menyalurkan bantuan untuk mahasiswa Malinay yang ada di Tarakan, Samarinda, Yogyakarta. ”Jika ada ada mahasiswa yang tidak terdaftar bukan berarti kami tidak terima mungkin hanya saja tidak bisa kami cek satu persatu dalam situasi ini. Jadi kami harapkan mungkin nanti dari mahasiswa bisa menunjuk koordinator kemudian menyampaikan data itu ke Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau,” imbau Ernes.

Untuk itu, pihaknya menyampaikan kepada warga Malinau yang mungkin keluarga, anak, atau adik, kakak mereka yang ada di luar daerah bisa melapor ke Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau melalui Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Malinau untuk didata. “Artinya mereka yang lebih tahu siapa yang bersekolah di luar,” terangnya.

Baca Juga :  Si Jago Merah Hanguskan Sarang Walet dan Rumah Warga Desa Batu Lindung Malinau

Melalui hasil pendataan sudah masuk sekitar 175 mahasiswa. Akan tetapi diyakini masih banyak mahasiswa di luar daerah yang belum terdaftar. Karena data ini adalah mahasiswa yang ada di asrama, yang ada perkumpulannya, sehingga mudah. Jika yang sendiri-sendiri secara parsial itu agak kesulitan untuk mendata mereka.

Oleh karena itu, diharapkan keluarganya yang mendaftarkan dan melaporkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau melalui Bagian Umum Sektetariat Daerah Kabupaten Malinau,” pungkasnya. (PROKOMPIM Malinau)

 

*Artikel ini telah tayang di fanpage PROKOMPIM Malinau

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *