TARAKAN – Mendapatkan hasil uji SWAB dari Balai Besar Labotarium Kesehatan (BBLK) Surabaya, 3 pasien dinyatakan positif Covid-19. 2 pasien di antaranya merupakan kluster Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat 1 Mei 2020.
Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti, M. Kes melalui press release di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan, Jumat 1 Mei 2020.
“Kasus Covid-19 bertambah 3 orang, 2 di antaranya yaitu pasien COVID 29 dan COVID 31 berhubungan dengan kluster dari Gowa, lalu ada juga dari PDP,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Jumat 1 Mei 2020.
Jumlah kumulatif konfirmasi positif saat ini sebanyak 31 orang. Hari ini terdapat 3 penambahan kasus positif Covid-19 yaitu COVID 29, AW (Laki-Laki, 15 Th) Karang Harapan RT.03, COVID 30, RA (Laki-Laki, 36 Th) Karang Anyar Pantai RT. 17 dan COVID 31, WRB (Perempuan, 26 Th) Mamburungan, Tanjung Pasir (RT.17).
Selain itu, jumlah kumulatif PDP (Pasien Dalam Pengawasan) saat ini sebanyak 3 orang. 2 orang yang dirawat dan 1 meninggal. “Pasien PDP meninggal masuk ke rumah sakit pada siang hari, 30 April 2020 dan dinyatakan meninggal pada sore hari. Pasien telah dimakamkan tadi malam dengan prosedur pemakaman COVID-19 di Juata Laut,” terangnya.
Jumlah Kumulatif ODP (Orang Dalam Pemantauan) sebanyak 335 orang. Pemantauan yang dilakukan oleh Puskesmas sesuai wilayah tempat tinggal ODP sebanyak 100 orang. Jumlah ODP selesai menjalani pemantauan dan dinyatakan sehat, serta mendapatkan surat keterangan sehat dari Puskesmas sebanyak 235 orang.
“Berdasarkan hasil tracing kasus di RSUD Tarakan didapatkan 73 orang tenaga medis terpapar dan dilakukan pengambilan swab terhadap 35 orang yang berisiko paling besar untuk dilakukan pemeriksaan di laboraturium rujukan,” tutupnya.(*)
Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor: M. Yanudin







