oleh

Dokter Terkonfirmasi Positif Covid-19 Diduga Kontak dengan Pasien 11

TARAKAN – Mendapatkan hasil uji SWAB positif dari Balai Besar Labotarium Kesehatan (BBLK) Surabaya, kasus positif Covid-19 di Tarakan dinyatakan bertambah menjadi 28 orang, Kamis 30 April 2020.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti, M. Kes melalui press release di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan, Kamis 30 April 2020.

“Seorang tenaga medis dinyatakan positif setelah menerima hasil SWAB dari BBLK Surabaya, saat ini pasien terkonfirmasi positif mencapai 28 orang,” ujarnya kepada awak media, Kamis 30 April 2020.

  1. Devi menjelaskan, diduga pasien COVID 28 yang merupakan seorang dokter tersebut, tertular akibat melakukan kontak saat sedang merawat pasien COVID 11.

“Sebanyak 8 sampel hari ini diterima dan salah satunya merupakan hasil uji SWAB pasien COVID 28, sisanya merupakan sampel follow up dari jemaah positif,” terangnya

Hingga saat ini, belum ada pasien yang dinyatakan telah sembuh atau negatif Covid-19 selain pasien COVID 01. “Hal ini diakibatkan oleh hasil follow-up SWAB dari para pasien yang belum memenuhi kriteria,” jelasnya.

Baca Juga :  Hasil Pencarian Malam, Tim SAR Temukan Dua Korban Salah Seorang Patah Tulang

“Pasien positif Covid-19 baru bisa dinyatakan sembuh setelah menerima hasil SWAB negatif dua kali berturut-turut,” tambahnya.

Selain itu, jumlah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) saat ini sebanyak 4 orang yang dirawat menunggu hasil pemeriksaan spesimen SWAB, jumlah kumulatif ODP (Orang Dalam Pemantauan) sebanyak 316 orang. Pemantauan yang dilakukan oleh puskesmas sesuai wilayah tampat tinggal ODP sebanyak 96 orang.

Jumlah ODP selesai menjalani pemantauan dan dinyatakan sehat, serta mendapatkan surat keterangan sehat dari Puskesmas sebanyak 220 orang.

Secara kumulatif OTG (Orang Tanpa Gejala) saat ini sebanyak 351 orang. Orang yang sedang dilakukan pemantauan sebanyak 194 orang dan yang selesai dilakukan pemantauan sebanyak 157 orang. “OTG merupakan orang yang tidak bergejala namun memiliki kontak erat dengan kasus konfirmasi postif COVID-19,” jelasnya.(*)

Data kasus positif Covid-19 di Tarakan, Kamis 30 April 2020 :

  • COVID 01, M (perempuan) 79 tahun, Pamusian RT 3
  • COVID 02, SA (laki – laki) 39 tahun, Selumit Pantai RT.22
  • COVID 03, RK (laki – laki) 23 tahun, Karang Anyar RT 35
  • COVID 04, AA (laki – laki) 25 tahun, Sebengkok Tiram RT 10
  • COVID 05, CW (laki – laki) 25 tahun, Karang Anyar RT. 37
  • COVID 06, B (lLaki – laki) 56 tahun, Sebengkok RT 32
  • COVID 07, N (laki – laki) 43 tahun, Tanjung Batu RT 22 Mamburungan
  • COVID 08, R (laki – laki) 58 tahun, Simpang Amal Mamburungan
  • COVID 09, AA (laki – laki) 17 tahun, Kampung 1 Skip RT 12
  • COVID 10, SH (laki – laki) 48 tahun, Kampung 1 Skip RT 07
  • COVID 11, M (perempuan) 69 tahun, Karang Anyar RT. 19
  • COVID 12, RW(laki – laki) 38 tahun, Selumit RT 10
  • COVID 13, KD (laki – laki) 46 tahun, Juata Permai RT 18
  • COVID 14, S (laki – laki) 45 tahun, Tg. Pasir RT 21
  • COVID 15, KM (laki – laki) 32 tahun, Kp. 1 RT 16
  • COVID 16, ES (laki – laki) 47 tahun, Pamusian RT 23
  • COVID 17, R (laki – laki) 55 tahun, Pamusian RT 30
  • COVID 18, AM (laki – laki) 45 tahun, Pamusian RT 16
  • COVID 19, A (laki – laki) 18 tahun, Kusuma Bangsa RT 15.
  • COVID 20, AHS (laki – laki) 35 tahun, Jl. Tg Pasir, kelurahan Mamburungan Timur.
  • COVID 21, AN (laki – laki) 42 tahun, Kel. Pamusian, RT 03.
  • COVID 22, berinsial HS (36) warga Kelurahan Pantai Amal RT.7
  • COVID 23,HZ (48) warga Karang Anyar RT.59.
  • COVID 24, berinisial DW (laki-laki, 33 Th) Kel. Lingkas Ujung RT. 12.
  • COVID 25, berinisial J (laki-laki, 24 Th) Kel. Lingkas Ujung RT.07.
  • COVID 26, berinisial F (laki-laki, 19 Th) Kel. Mamburungan Tg. Pasir RT. 18.
  • COVID 27, berinisial H (laki-laki, 24 Th) Kel. Mamburungan Tg Pasir RT. 17.
  • COVID 28, berinisial AA (laki-laki 27 tahun) Sebengkok RT. 20.
Baca Juga :  Lempar Sabu Sembunyi Tangan di Lapas Tarakan ?

 

Reporter : Matthew Gregori Nusa

Editor : M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *