Gempa Magnitudo 7 SR pada 1921, Tarakan Punya Pontensi Tsunami

TARAKAN – Patahan atau sesar Tarakan menurut Stasiun Geofisika Balikpapan berpotensi terjadi tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan Mudjianto menuturkan, sesuai peta pront map BMKG-Ina tews potensi tsunami ada dan bisa terjadi. Hanya saja kapan waktu tepatnya belum bisa diprediksikan hingga saat ini.

“Kecuali terjadi gempa bumi kuat dan dirasakan baik berpusat di laut atau pun di darat,” ungkap Mudjianto kepada benuanta.co.id, Selasa 28 April 2020.

Baca Juga :  Rumput Laut Diolah jadi Pupuk Organik dan Biofuel, Beri Nilai Tambah bagi Pembudidaya Lokal

Lanjutnya, potensi tsunami bila gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 7.0 SR dengan kedalaman Dangkal h < 70 Km bisa jadi lapisan salah satu blok kerak samudera turun/naik dan dapat menggangu permukaan air laut.

“Contoh tsunami Aceh akhir tahun 2004 atau gempa bumi di darat di palu sebtember 2018 yang menyebabkan lonsor sedimentasi/ batuan lapuk di tebing dasar laut,” jelasnya.

Baca Juga :  Bertahap, DPUPR Mulai Rancang Pembangunan Pusat Pemerintahan di Wilayah Utara Tarakan

Pada 2015, gempa bumi terjadi di Tarakan dengan kekuatan 6,1 SR. Dibeberkan Mudjianto, paling besar di tahun 1921 yakni 7 SR.

“Catatan sejarah memang pernah terjadi kekuatannya M 7 SR sekitar tahun 1921. Hal ini perlu di waspadai. Tapi potensi ya bukan berati akan tsunami,” pungkasnya.(*)

 

Reporter: Ramli
Editor : M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *