oleh

Laboratorium TCM RSUD Tarakan Penuhi Syarat

TARAKAN – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Utara masih berupaya menghadirkan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) ke Kaltara untuk tes swab (lendir) yang diduga terinfeksi Covid-19.

Di samping itu, Gugus Tugas juga akan memaksimalkan alat Tes Cepat Molekuler (TCM) yang biasanya digunakan untuk memeriksa Tuberculosis (TB).

Di Kaltara, terdapat 5 mesin TCM yang tersebar di masing-masing kabupaten dan kota. Hanya saja, menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltara, Agust Suwandy, S,KM, M.PH, laboratorium TCM yang memenuhi standar hanya RSUD Provinsi yang berlokasi di Tarakan.

“Untuk Kaltara yang memehuhi syarat untuk lab TCM baru RSUD Tarakan karena telah memiliki Biosafety Cabinet (BSC) Klas 2, semacam rak filter untuk mengamankan penguji, sampel yang diuji dan lingkungan sekitar,” terang Agust kepada benuanta.co.id, Ahad 26 April 2020.

Lanjut Agust, mesin TCM sudah tersedia di RSUD Provinsi di Tarakan, RS Tanjung Selor, RSUD Nunukan, RSUD Malinau dan Puskesmas Kujau di KTT. Tetapi untuk laboratorium pemeriksaan yang memenuhi syarat hanya di RSUD Provinsi di Tarakan karena sudah ada Biosafety Cabinet (BSC) Klas 2 sesuai persyaratan.

“TCM ini kapasitas pemeriksaannya hanya bisa sedikit, 1 kali running cuma 4 sampel sekitar 45 menit. Jadi, lab PCR juga tetap kita butuhkan untuk kapasitas yg lebih besar,” ujarnya.

Terkait penggunaan laboratorium di RSUD Tarakan untuk pemeriksaan COVID-19 dengan alat Tes Cepat Molekuler (TCM) menurut informasi dari Kemenkes sekitar awal Mei 2020 baru “Cartridge” khusus SARS-COV akan tiba dari Amerika kemudian akan dikirim ke Provinsi yang telah dinyatakan siap ditetapkan dengan SK Menkes. (*)

Reporter: Ramli
Editor : Nicky

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed