oleh

Penerapan PSBB, Pengendara Roda Dua Wajib Pakai Masker dan Dilarang Berboncengan

TARAKAN – Tim gabungan dari Polres Tarakan dan Dinas Perhubungan Kota Tarakan melakukan sosialisasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang rencananya akan diterapkan mulai Ahad, 26 April 2020 besok.

Sosialisasi penerapan PSBB ini salah satunya dilaksanakan di Jalan Jenderal Sudirman, di depan Polsek Tarakan Barat, Kelurahan Karang Anyar, Sabtu 15 April 2020 tadi pagi.

Dalam sosialisasi ini, petugas menyasar kendaraan roda dua dan roda empat dengan menghentikan pengendara yang tidak memakai masker dan bonceng dua. Hal ini untuk menekan penyebaran covid-19 dengan penerapan PSBB di Tarakan.

Baca Juga :  Susenas Ikut Jadi Penentu UMK Daerah, Begini Penejelasannya

Jika ditemukan pengendara tidak memakai masker, maka diberikan pengertian agar putar balik mengambil maskernya.

Dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kasat Lantas AKP Arofiek Aprilian Riswanto, membenarkan sosialisasi ini. Dikatakannya, ini merupakan sosialisasi sebelum penerapan PSBB besok, 26 April 2020.

“Sosialisasi terakhir hari ini, besok sudah mulai PSBB. Giat sampe berakhir PSBB,” terang AKP Arofiek kepada benuanta.co.id sembari menyebut kegiatan ini juga dalam rangka Operasi Ketupat.(*)

Baca Juga :  Sempat Dikabarkan Hilang, Balita 4 Tahun Ditemukan di Tempat Penjual Gorengan

 

Reporter : M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Permisi, saya agak kurang paham, siapa tau bisa meluruskan, setahu saya dalam pencegahan covid berkumpul dengan keluarga inti itu diperbolehkan, sedangkan didalam video itu berboncengan dilarang walaupun keluarga bukannya yg digalakkan campaign sama pemerintah dilarang naik ojek