oleh

Hari Ini Tidak Ada Penambahan Kasus Positif dan Masih Menunggu Hasil Uji Swab

TARAKAN – Perkembangan kasus Covid-19 di Tarakan, Rabu hari ini belum mendapatkan hasil dari Balai Besar Labotarium Kesehatan (BBLK) Surabaya, kasus positif Covid-19 yang ada masih sebanyak 27 orang, Rabu 22 April 2020.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti, M. Kes melalui press release di Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Tarakan, Rabu 22 April 2020.

“Jumlah total konfirmasi positif sebanyak 27 orang. Hari ini tidak terdapat penambahan kasus positif Covid-19 dan belum ada hasil dari spesimen-spesimen yang telah dikirimkan ke BBLK. Jumlah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) saat ini sebanyak 3 orang. 1 orang meninggal dan 2 orang menunggu hasil pemeriksaan spesimen,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Rabu 22 April 2020.

Devi menjelaskan, jumlah Kumulatif ODP (Orang Dalam Pemantauan) sebanyak 215 orang. Pemantauan yang dilakukan oleh puskesmas sesuai wilayah tempat tinggal ODP sebanyak 97 orang. Jumlah ODP selesai menjalani pemantauan dan dinyatakan sehat serta mendapatkan surat keterangan sehat dari Puskesmas sebanyak 118 orang.

Secara kumulatif OTG (Orang Tanpa Gejala) saat ini sebanyak 298 orang. Yang sedang dilakukan pemantauan sebanyak 177 orang dan yang selesai dilakukan pemantauan sebanyak 121 orang. “OTG adalah orang yang tidak bergejala namun memiliki kontak erat dengan kasus konfirmasi postif Covid-19,” jelasnya.

Selain itu, tindak lanjut dari Surat Edaran Nomor: 360/001I/IV/GUGUS COVID-19/2020 tentang Skrining Kesehatan dan Karantina Kesehatan. Tanggal 21 April 2020 kemarin, Tim. Gugus Tugas telah melakukan skrining dan karantina terhadap kru dan penumpang pesawat Lion Air tujuan Tarakan di Bandara Internasional Juwata Tarakan. Jumlah penumpang Lion Air yang dilakukan screening sebanyak 185 orang dengan tujuan Tarakan, Nunukan, Bulungan, KTT, dan Malinau.

“Kami sampaikan untuk mahasiswa Bethel Petamburan Jakarta yang berada di Tarakan, santriwan dan santriwati Pesantren Temboro Magetan Jatim agar melaporkan diri ke hotline informasi COVID-19 di nomor 08135143112. Kedua wilayah ini merupakan transmisi lokal dan cluster,” ujarnya.

“Kepada masyarakat Tarakan agar terus memberikan dukungan moral terhadap pasien ataupun keluarga ODP, OTG, PDP dan positif COVID-19. Mari kita bantu mereka semampu kita,” tutupnya.(*)

 

Reporter : Matthew Gregori Nusa

Editor : M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed