oleh

Sopir Taksi Dimanfaatkan untuk Mengantar Screening Penumpang di Bandara

TARAKAN – Screening yang dilakukan terhadap penumpang yang datang di Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan, memberikan dampak tersendiri bagi sopir taksi.

Pasalnya, selain menyediakan 8 unit bus dari Pemkot Tarakan, Walikota dr. H. Khairul, M.Kes juga memberi kesempatan kepada sopir taksi, sebagai penanggung jawab untuk mengantar penumpang ke lokasi karantina.

“Supaya cepat juga. Mungkin satu dua orang mau cepat, bisa pakai taksi dulu. Untuk biayanya, itu penumpang yang tanggung,” ujar dr. H. Khairul, M.Kes kepada Benuanta.co.id, Senin (20/4/2020).

Baca Juga :  Pertamina Jamin Stok Elpiji di Tarakan Aman

Lanjut pria berusia 55 tahun ini, pembatasan kapasitas bus dengan maksimal 11 orang, dalam satu armada pengantaran. Juga sesuai prosedur kemamanan pencegahan.

“Supaya physcial distancing juga bisa terjaga. Jadi bus ini kita isi (penumpang) separuh lah dari kapasitas sebenarnya,” terangnya.

Mendapat jatah bagi-bagi penumpang tersebut juga tak disia-siakan oleh Agus, salah satu sopir taksi yang mengaku tak ada pilihan dalam kondisi pandemi ini. Sebab, ia juga menyadari risiko yang dihadapi untuk mengantar penumpang screening.

Baca Juga :  Pemkot Pastikan Rayakan HUT Kota Tarakan ke-24 Secara Sederhana

“Antusias juga, khawatir juga. Tapi mau tidak mau (antar), karena semenjak ada Covid ini sopir-sopir seperti kita juga susah dapat penumpang. Tapi sudah diarahkan tadi, dan disuruh pakai masker pas ngantarnya nanti,” tutupnya.(*)

 

Reporter : Yogi Wibawa

Editor : M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *