oleh

Ratusan Penumpang Pesawat yang Tiba di Bandara Tarakan Dilakukan Screening

TARAKAN – Hari pertama melakukan screening terhadap penumpang pesawat yang datang melalui pintu masuk Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan, pada pukul 16.30 Wita, Senin 20 April 2020 kemarin berlangsung tertib.

Usai mendarat menggunakan maskapai Lion Air, penumpang yang berjumlah hampir 200 orang tersebut langsung dilakukan pendataan, sekaligus diberikan gelang penanda khusus oleh tim Satgas Covid-19 di gedung lama Bandara Juwata.

Sebelum diantar ke lokasi karantina, sesuai kondisi kesehatan menggunakan bus yang disiapkan 8 unit oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, pemeriksaan kesehatan penumpang juga dilakukan. Tak sedikit penumpang dengan kondisi sehat hingga ringan, memilih hotel sebagai lokasi karantina berbayar, lantaran esok hari harus ke kabupaten tujuanya dilingkup Kaltara.

Baca Juga :  Jaga Perbatasan, Empat Pesawat Super Tucano Tiba di Lanud Anang Busra

Meski screening perdana ini berlangsung cukup lancar, Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes yang juga turun langsung memberi arahan terhadap penumpang, akan mengevaluasi lagi screening dihari berikutnya.

“Alhamdulillah lancar ya. Tapi memang petugas administrasi juga harus nambah lagi, karena penumpangnya cukup banyak. Supaya penumpangnya juga tidak terlalu banyak menunggu,” ujar dr. H. Khairul. M.Kes kepada benuanta.co.id, Senin (20/4/2020).

Baca Juga :  Penyitas HIV/AIDS, Sarat Diskriminasi Masyarakat dan Minim Pelayanan Kesehatan

Orang nomor satu di Tarakan ini juga sedikit lega dengan tahap screening dari penumpang yang sukarela mengikuti prosedur keamanan ini.

“Tidak ada yang komplain, dan rata-rata banyak yang berterima kasih. Bahkan yang tadinya kita berfikir nanti tidak ada yang mau dikarantina center. Tapi ternyata banyak juga yang mau. Berbagai alasan, ada yang karena sehari saja di Tarakan, dan ada juga yang memang ditolak oleh keluarganya di Tarakan, jadi kita berikan pilihan karantina yang sudah kita siapkan,” terangnya.

Baca Juga :  Vaksin J&J Akan Disuntikkan ke Warga Kaltara, Syarat Usia di Atas 18 Tahun

Selain itu, ia juga menyebut para penjamin penumpang baik dari instansi, perusahaan, RT, Lurah, dan Camat hari ini berjalan lancar.

“Kami juga kasih pilihan mau naik bus atau taksi. Tapi kalau taksi, kita kasih tanggung jawab untuk mengantar penumpang sampai masuk hotel atau lokasi lainnya. Karena harus ada tanda tangan penanggung jawab untuk memastikan penumpang tersebut sampai ditempat karantina pilihanya,” tutupnya.(*)

 

Reporter : Yogi Wibawa
Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *