oleh

Viral di Medsos Kecaman Netizen Bagi-Bagi Amplop Gubernur Kaltara

TARAKAN – Viral di media sosial video dan foto-foto pembagian amplop bertuliskan Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie, menuai banyak komentar miring netizen.

Seperti terlihat di group whatsaap KKSS, salah satu akun menulis, “BNPB PROPENSI BAGI2 KALENDER IRIANTO DAN UANG DIAMPLOP 200 RIBU DIPULAU SADAU SEKITAR 100 ORG TIAP RT MEREKA NAIKI PAK DIAMBIL NMR HP DAN MENCATAT NIK MEREKA” tulis H. Hatts Jembes.

Adapun di laman facebook Nurul menulis; “kami dapat uang dari pk gubernur sebesar 1.200, 2. kalender, 3. jadwal puasa. Punyamu mana sobat fb..” tulis Nurul dalam fb-nya.

Baca Juga :  Luapan Air Laut Ganggu Aktifitas Warga Selumit Pantai 

Bahkan masih banyak komentar-komentar lainnya di facebook maupun di group-group whatsaap lainnya.

Dalam tayangan video berdurasi 03.57 menit yang sedang viral itu, seorang pria mengambil video amatir seorang wanita yang menerima bantuan dari seorang tim dari Gubernur Irianto Lambrie. Berupa kalender amlop berisikan uang pecahan Rp. 100 ribu dua lembar, buku capaian program dan godybagg yg bertuliskan dinas penanaman modal pelayan terpadu satu pintu, kata pria yg mengambil video amatir tersebut.

Menurut informasi, video tersebut diambil dari karyawan salah satu hotel ternama di Kabupaten Malinau.

Baca Juga :  Hujan Bakal Guyur Tarakan dari Malam Hingga Pagi, Masyarakat Diminta Waspada

“Yang kita sesali itu yang ini, di sini ada dikasih kalender, wajah-wajah. Ini sudah kampanye namanya,” sahut pria dalam video amatir tersebut.

Padahal menurutnya pembagian kalender tersebut tidak tepat jika dikaitkan dengan bantuan dampak covid-19. “Pembagian ini juga tidak tepat sasaran, seharusnya untuk yang lebih membutuhkan,” terangnya.

Salah satu kecamatan di medsos oleh netizen.

Sementara itu, salah satu ANGGOTA DPR RI Dapil Kaltara, Deddy Yevri Sitorus juga berkomentar terkait pembagian kalender dan uang tersebut.

“Saya berterima kasih kalau Gubernur Kaltara bermurah hati begini, patut diapresiasi. Patut dicontoh dan disebarluaskan. Tapi kalau ini pakai APBD baiknya jgn terkesan kampanye dan disalurkan melalui Dinsos kepada warga yg layak menerima & sangat membutuhkannya!,” sarannya.

Baca Juga :  Pembangunan Tambahan Panjang Dermaga Malundung Digarap Tahun 2022

“Juga sebaiknya foto yg tertera adalah Gubernur dan Wakil Gubernur yg keduanya dipilih satu paket dalam pemilihan demokratis! Akan lebih baik juga kalau pemberian bantuan itu mewakili masyarakat dari beragam latar belakang dan sekaligus sosialisasi melawan Covid-19, tidak asal dibagikan!,” tulisnya.

“Kecuali kalau ini pakai uang pribadi, terserah anda mau kasih pada siapa, dengan cara bagaimana dan lewat saluran mana!,” tutupnya.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *