oleh

Walikota Hibahkan Lahan 1,5 Ha untuk Pembangunan Asrama Haji Transit

SEJUMLAH INSTANSI LAIN MENUNGGU DAPAT HIBAH DARI PEMKOT TARAKAN

TARAKAN – Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes melakukan penandatanganan naskah hibah dan berita acara serah terima hibah aset tanah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan kepada Kantor Wilayah Kementrian Agama Kalimantan Utara (Kaltara), di Ruang Kerja Walikota, Rabu (1/4/2020).

dr. H. Khairul, M.Kes mengatakan, hibah tanah tersebut akan diperuntukan pembangunan asrama haji transit Kota Tarakan oleh Kementerian Agama. “Luas tanah yang kita hibah itu 1,5 hektare (Ha), lokasinya di samping Islamic Center,” ujar dr. Khairul kepada benuanta.co.id, Rabu (1/4/2020).

“Karena kami sudah menerima surat dari Kementerian Agama yang dipastikan akan dibangun asrama haji transit di Tarakan,” sambungnya.

Lanjut dia, proses pengajuan hibah tanah dari Kementrian Agama kepada Pemkot Tarakan sudah berlangsung sejak tahun 2019 lalu. Lalu, diteruskan untuk mengajukan persetujuan ke DPRD Tarakan awal tahun ini.

“Tahap pembangunannya itu dari Kementerian Agama pusat. Ya dimanfaatkan untuk haji dan umrah bisa, atau mungkin nantinya bisa juga untuk kegiatan lain, kalau tidak ada kegiatan haji,” terangnya.

Sebagai kota yang memiliki demografi yang strategis di Kaltara, ditambah dengan infastruktur yang memadai, rencana pembangunan asrama haji transit ini menambah sederet instansi vertikal di Bumi Paguntaka. Yang mana pada bulan Maret lalu, Pemkot juga melakukan penyerahan aset hibah lahan seluas 6.555 meter persegi untuk dibangun Kantor Perwakilan BIN Kaltara di Jalan Bhayangkara, Pasir Putih, Karang Anyar.

Namun, pria berusia 55 tahun ini juga mengaku masih banyak instansi vertikal lainnya yang mengajukan hibah tanah ke Pemkot Tarakan. Salah satunya Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC), BPOM, PU Cipta Karya Pusat, BKN,

“Tinggal menyusun lagi, mudah-mudahan untuk MAN IC juga dilakukan dan kami juga masih menunggu kepastian dari Kementrian. Kalau sudah ada baru kami hibahkan lagi,” katanya.

“Mereka mengajukan, tapi kami juga perlu melihat stok lahan yang ada di Tarakan. Sebenarnya kita akan arahkan mereka itu ke wilayah Tarakan Utara, karena di sana masih luas, itu juga dapat membantu pertumbuhan di wilayah utara sebenarnya,” tutupnya.(*)

 

Reporter : Yogi Wibawa

Editor : M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed