oleh

Lion Air Batalkan 5 Penerbangan di Tengah Wabah Corona

TARAKAN – Maskapai Lion Air membatalkan lima penerbangan (cancel flight) dari bandara Juwata Tarakan. Pembatalan penerbangan ini antara lain dengan rute Tarakan-Surabaya pukul 09.30 wita, Tarakan-Balikpapan pukul 14.30 Wita, dan Tarakan – Cengkaren (Jakarta)  pukul 19.50 wita di batalkan.

Sedangkan penerbangan untuk seputaran wilayah Kaltara dengan rute Tarakan-Nunukan pukul 11.05 wita, dan Tarakan-Malinau pukul 12.55 Wita pun ikut dibatalkan.

Saat dikonfirmasi, Station Manager Lion Group Tarakan, Muhammad Arief menjelaskan, cancel flight ini dilakukan untuk mengurangi pergerakan penumpang, sesuai imbauan dan mengikuti arahan dari pemerintah dalam masa pencegahan virus corona (covid-19).

Baca Juga :  Diduga Ilegal, 1,2 Ton Gula Asal Tawau Tujuan Tanah Merah Diamankan Polairud Polda Kaltara

“Ini merupakan bentul upaya kami dalam membantu pencegahan. Kalau cancel itu hal biasa,  tidak ada masalah normal-normal saja,” ungkapnya kepada benuanta.co.id, Kamis (26/3/2020).

Apalagi saat ini kondisi penerbangan terbilang sepi penumpang (low season). Hal ini juga merupakan salah satu alasan adanya cancel flight yang dilakukan pihaknya.

“Kondisi ini memang biasanya sebelum lebaran pasti kurang penerbangan karena punumpang yang sepi, tapi kalau mendekati lebaran di situ bisa lihat bahwa penumpang pasti sudah meningkat,” tuturnya. “Ini pola statistik naik turunnya penumpang pada masa Ramadan setiap tahunnya,” ujarnya.

Baca Juga :  PKK Sebuku Juara Lomba Menu Kudapan Pangan Lokal

Terkait penumpang yang mengalami penundaan, tetap akan diberangkatkan di hari yang sama. Dengan metode penerbangan yang rute yang sama akan dialihkan dengan pengabungan penumpang.

“Jadi tidak semua penerbangan di cancel flight. ‘Kan ada lima rute yang cancel, masih ada terbang 4 flight. Jadi di situ kita gabungkan untuk mengisi kekosongan kursi,” terangnya.

Baca Juga :  Flash News! Kobaran Api Hanguskan Lahan di Binalatung

“Ini bentuk mengurangi mobilitas massa sesuai arahan pemerintah. Tapi kursi penumpang tetap tidak penuh karena bagian tengah kursi kita kosongkan, sesuai arahan dengan istilah social distancing,” pungkasnya.(*)

 

Reporter : Rico Jeferson

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *