oleh

PB Perpani Hentikan Sementara Kegiatan Panahan

PENGURUS Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) menghentikan atau menunda seluruh kegiatan panahan yang dapat mengumpulkan orang banyak untuk sementara waktu sampai batas waktu ditentukan pemerintah.

Sekretaris Jenderal PB Perpani Nyak Amir di Banda Aceh, Rabu, mengatakan penundaan kegiatan tersebut mengikuti kebijakan pemerintah yang saat ini fokus menangani pencegahan penyebaran virus corona.

“Apabila kegiatan panahan tidak bisa ditunda dan mendesak harus segera dilaksanakan, agar dalam pelaksanaannya mengikuti protokol yang telah ditentukan,” kata Nyak Amir.

Menurut Nyak Amir yang juga Ketua Umum Pengurus Provinsi Perpani Aceh, protokol pelaksanaan dengan menerapkan jarak antara satu orang dengan orang lain atau social distancing.

“Untuk kegiatan Sekretariat PB Perpani sementara waktu dilakukan dengan komunikasi secara daring, tidak bertatap muka. Semua pekerjaan dilakukan oleh pengurus maupun staf di rumah,” katanya menambahkan.

Nyak Amir menjelaskan penghentian sementara kegiatan panahan dan lainnya tersebut berdasarkan surat edaran Menteri Kesehatan RI tentang protokol isolasi diri sendiri dalam penanganan COVID-19.

Selain itu, kata dia juga mengacu pada surat edaran Kementerian Pemuda dan Olahraga RI tentang protokol kewaspadaan pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan kegiatan olahraga.

“Saya mengajak semua mematuhi protokol tersebut dalam upaya mencegah penyebaran virus corona yang kini gencar dilakukan pemerintah,” kata Nyak Amir menegaskan.

Panahan merupakan cabang olahraga yang sudah meloloskan atletnya ke Olimpiade Tokyo 2020. Hanya saka kejuaraan terbesar di dunia itu harus ditunda hingga tahun depan karena terkena dampak virus corona.

Dua atlet panahan Indonesia yaitu Riau Ega Agatha dan Diananda Choirunisa sebetulnya sudah lolos ke kejuaraan empat tahunan itu. ​Mereka dipastikan lolos berdasarkan hasil yang diraih di Kejuaraan Dunia 2019 di Belanda, Juni 2019 lalu.(ant)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed