oleh

One Championship Terus Bikin Terobosan di Tengah Pandemi Covid-19

MEREBAKNYA virus corona atau COVID-19 membuat beberapa kejuaraan internasional ditunda, namun pihak ONE Championship terus membuat terobosan untuk tetap menggelar kejuaraan tarung bebas (MMA) meski di ruang tertutup dan tanpa penonton.

CEO dan Chairman ONE Championship, Chatri Sityodtong dalam keterangan resmi yang diterima media di Jakarta, Selasa, mengatakan apa yang dilakukan merupakan usahanya bersama tim untuk tetap menginspirasi para fans di seluruh dunia saat terjadi pandemi.

“Bulan Februari yang lalu, situasi COVID-19 di Asia Tenggara cukup parah sehingga banyak event-event yang terdampak tidak diselenggarakan. ONE Championship menemukan caranya untuk tetap berlangsung,” katanya.

Menurut dia, pertarungan yang bertajuk ONE: KING OF THE JUNGLE di Singapore Indoor Stadium, 28 Februari dengan cara tertutup dan tanpa penonton. Meski demikian pertarungan berlangsung sukses dan menjadi referensi bagi event-event olah raga lainnya untuk mengikuti cara tersebut.

Pertarungan di ruangan tertutup tanpa penonton akan terus berlangsung di Singapura dengan tajuk ONE: HOPE pada 17 April, ONE: STRENGTH pada 24 April, ONE: DREAMS pada 1 Mei dan ONE: INSPIRATION pada 8 Mei.

Selain itu juga akan menggelar ONE Infinity yaitu gelaran Martial Art yang akan menampilkan beberapa juara dunia yang akan dimulai di Manila, Filipina, 29 Mei. Juara dunia kelas berat ONE Brandon “The Truth” Vera akan mempertahankan sabuknya di tanah kelahiran melawan Arjan “Singh” Bhullar.

Berikutnya, juara dunia kelas ringan ONE Christian “The Warrior” Lee juga akan mempertahankan sabuknya melawan Luri Lapicus dan pertarungan ketiga “The Underground King” Eddie Alvarez akan berhadapan dengan Saygid “Dagi” Guseyn Arslanaliev di kelas divisi ringan.

Berikutnya ONE menggelar The Apprentice: ONE Championship Edition. Pemirsa dari seluruh dunia akan disuguhi permainan yang melibatkan pikiran (mind), jasmani (body) dan spiritual (spirit) untuk sebuah pekerjaan yang terbaik di dunia di mana terdapat 16 kontestan dari seluruh dunia yang akan bertanding menjadi “The Apprentice”.

Pemenang nantinya akan diganjar sebuah pekerjaan terbaik senilai 250.000 dolar AS untuk bergabung dengan ONE Championship dan selama satu tahun ke depan akan bekerja di bawah asuhan Sityodtong.

Walaupun situasi global COVID-19 ini telah menyebabkan orang-orang kehilangan pekerjaan, ONE Championship malahan merekrut dan membuka pintu bagi individu-individu yang ingin merebut kesempatan emas ini.(ant)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed