oleh

Diharapkan Peran Aktif Masyarakat Cegah Penyebaran Covid-19

NUNUKAN – Orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Nunukan terus mengalami peningkatan. Press release dari gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Nunukan mencatat, sebanyak 20 orang ODP, sedangkan PDP tidak ada. Untuk orang yang selesai pemantauan sebanyak 82 Orang, Ahad (22/3/2020) kemarin.

Kepala Seksi Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nunukan, Aris Suyono mengatakan, jika dilihat dari perkembangannya dari Sabtu ada 16 ODP dan pada Ahad kemarin bertambah 4 ODP. 3 dari Puskesmas Sei Taiwan Sebatik dan satunya di wilayah Puskesmas Nunukan.

Dalam pengawasan pencegahan penularan Covid-19, dilakukan screening pintu masuk dalam negeri dan peran aktif puskemas dengan melakukan sesi wawancara terhadap pasien yang berkunjung di puskesmas.

Baca Juga :  Mobilisasi Terhambat, PLBN Long Midang Butuh Perhatian Khusus

“Saya yakin hari ini ODP akan bertambah, saya lihat kedatangan kita di pelabuah memang sudah turun draktis. Rata-rata kemarin 1 kapal penumpangnya sedikit sekali, tidak seperti biasanya,” kata Aris Suyono, kepada benuanta.co.id, Senin (23/3/2020).

Kedatangan orang rata-rata dari Tarakan, walaupun Pemerintah Malaysia telah terapkan Lockdown, namun Warga Negara Indonesia (WNI) masih ada yang menggunakan jalur ilegal. Hal ini membuatnya tak terdeteksi.

Baca Juga :  Dua Tahun CJH Tertunda, Antrean Haji Semakin Menumpuk di Nunukan

Setiap Puskesmas juga akan menampung laporan masyarakat, yang mana Dinas Kesehatan tidak bisa bekerja sendiri. Karena masyarakat yang lebih tahu jika ada pendatang yang baru tiba di Nunukan.

“Wilayah perbatasan saat ini dilakukan penjagaan dari pihak TNI-Polri, KKP, Puskesmas. Bahkan masyarakat juga ikut aktif, tidak hanya dari Dinas Kesehatan saja, dalam pencegahan Covid-19 ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Ubah Fasilitas Kesehatan dengan Mudah, Mahasiswa Ini Manfaatkan Mobile JKN

Setiap titik-titik pintu masuk yang ada di Kabupaten Nunukan akan ditempatkan tim yang telah dibentuk oleh Dinas Kesehatan. Hal ini untuk mengatasi penyebaran Covid-19. “Untuk saat ini jadwal masih kita susun untuk penempatan petugas nantinya,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Darmawan

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *