oleh

Wada Rilis Panduan Pengecekan Doping yang Baru Terkait Covid-19

JAKARTA – Badan Anti-Doping Dunia (WADA) merilis panduan pengecekan doping yang baru, untuk memfasilitasi pemeriksaan di tengah pandemi COVID-19, demikian dilansir AFP.

Dalam kesempatan itu, WADA juga mendesak organisasi-organisasi Anti-Doping untuk bertindak sesuai batasan-batasan yang ditetapkan petugas kesehatan setempat, “untuk memastikan perlindungan yang layak bagi para atlet dan personel kontrol doping.”

Panduan pengecekan doping terkini, WADA meminta organisasi-organisasi Anti-Doping untuk memastikan para petugas yang mengambil sampel bebas dari penyakit atau gejala penyakit apapun.

Para petugas kontrol doping yang mengambil sampel juga diimbau menanyakan kepada para atlet apakah mereka memiliki gejala penyakit, atau jika terdapat orang di rombongan mereka yang diduga berisiko telah terpapar COVID-19.

Jika petugas kontrol doping pengambil sampel didapati melakukan kontak dengan virus, para atlet yang mereka tes harus mendapatkan informasi itu, demikian pula sebaliknya, kata WADA.

Peralatan pelindung diri seperti masker harus digunakan dan permukaan-permukaan tempat kerja harus dibersihkan dengan desinfektan.

Jika terdapat keterbatasan kondisi di suatu lokasi, WADA mengimbau organisasi-organisasi Anti-Doping untuk melakukan uji mereka terhadap sejumlah atlet dari olahraga-olahraga dengan risiko terpapar yang tinggi.

WADA mengatakan organisasi-organisasi Anti-Doping harus secara aktif mencari tahu dimana para atlet biasanya berkumpul, agar dapat melakukan uji di luar kompetisi.

Para atlet harus terus diingatkan bahwa mereka dapat diuji doping kapan pun dan di mana pun, kata WADA.

Dalam situasi sejumlah laboratorium WADA sedang ditutup, WADA mengatakan organisasi-organisasi Anti-Doping tetap dapat menghubungi mereka untuk mencari tahu informasi perihal laboratorium yang dapat menerima hasil sampel.

“Meski tidak ada rencana untuk mengubah persyaratan-persyaratan yang telah ada di bawah Program Anti-Doping Dunia, WADA menyadari sepenuhnya kerumitan situasi ini dan akan memastikan program pemantauan menyediakan fleksibilitas dan pemahaman berdasarkan keadaan,” pungkas WADA.(ant)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed