oleh

Penutupan MTQ Ke -16 Tahun 2020 Tingkat Kabupaten Malinau

Malinau – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke -16 tingkat Kabupaten Malinau yang dipusatkan di halaman Masjid Agung Darul Jalal Tanjung Belimbing, desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota resmi ditutup.

Kegiatan yang digelar selama 6 hari tersebut ditutup langsung Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si ditandai dengan penekanan tombol sirine. Jumat Malam. (06/03)

Ketua Panitia pelaksana MTQ Kabupaten Malinau, H. Mursal Noer BM, S.Ag, M.AP dalam laporannya menyebutkan minimal ada 3 manfaat yang dapat diambil dari rangkaian penyelenggaraan MTQ yaitu, pertama, manfaat spiritual sebagai syiar agama dan menumbuhkan cinta Al-Quran. kedua, manfaat sosial, meningkatkan silahturahmi, ukhuwah Islamiyah, basyariah dan wathaniyah.

Dan ketiga lanjutnya, “Manfaat kultural, yakni pelestarian budaya baca Al-Qur’an sebagai amalan keseharian, memahami dan mengamalkannya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Malinau Drs. H. Edy Marwan, M.Si dalam sambutannya menyampaikan peserta yang mengikuti MTQ tahun ini luar biasa, disamping peningkatan jumlah peserta tetapi juga tidak terlepas dari kualitas para peserta.

“Musabaqah ini telah menghasilkan para juara baik itu Qori maupun Qori’ah serta cabang lain. Untuk lebih memantapkan peserta maka LPTQ akan melaksanakan Training Center,” terangnya.

Pada kesempatannya, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menyampaikan MTQ memberi warna sangat spesifik bagi bangsa indonesia. Dimana kita bisa membangun silahturahmi yang mendalam antar seluruh umat beragama khususnya Kabupaten Malinau, yang mengusung semangat harmonis semangat hidup dalam kebersamaan. Salah satu sarana terbaik adalah MTQ ini.

“Secara pribadi sekaligus pimpinan daerah terus mendorong LPTQ agar melakukan pembinaan yang sebaik-baiknya, agar peningkatan kualitas hidup masyarakat khususnya generasi muda dengan pemahaman, penguasaan al-Qur’an dengan baik dan benar,” Ucapnya.

Untuk itu lanjutnya, tingkatkanlah perhatian dini pada anak-anak, kita harus waspada dengan nilai-nilai yang menjadi teladannya dan panutannya melalui kita, keluarga dan masyarakat.

“Saya yakin dan percaya kalau kita terus tanamkan nilai-nilai agama untuk menjadi panutannya, saya yakin anak akan terkendali dengan baik,” harapnya.

Kepada yang juara jangan bangga, masih ada tantangan pada even yang akan datang yang harus kalian lagi diuji , untuk itu bersiaplah dengan baik-baik dan kalian akan bersaing lagi kembali . “Tetaplah bersemangat dan berlatih dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Bupati Yansen berharap kepada semua pihak panitia penyelenggara, maupun para pembina dan pelatih. Teristimewa kepada calon-calon Kafilah agar mulai lakukan persiapan diri berlatih dengan sebaik-baiknya dan punya keyakinan yang sungguh-sungguh untuk membawa nama baik malinau di event tingkat provinsi nanti. “Saya yakin tidak ada yang tidak mungkin, jika kita sungguh mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya,”ucapnya.

“Terima kasih kepada panitia penyelenggara MTQ ke -16 dan secara khusus LPTQ yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan baik dan sukses,”ucapnya. (PROKOMPIM Malinau).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed