oleh

Profesi Petani Sudah Kurang Diminati

TANA TIDUNG – Tahun 2020, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Tidung (KTT) menargetkan hasil tanaman pangan padi meningkatkan menjadi 670 ton.

Target tersebut tidak bisa semata-mata hadir tanpa bantuan dari Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan, sehingga target hanya akan menjadi angan.

Untuk itu tahun ini Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan siap meningkatkan sarana dan prasarana pertanian dan bantuan guna mencapai target tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan, Hardani Yusri,S.E dalam sambutannya mengatakan, ada lima kegiatan yang menjadi jalan untuk mencapai target tersebut. Di antaranya perbaikan jaringan irigasi, pembuatan saluran irigasi perpompaan, penyaluran benih padi unggul, BANTUAN saprodi pertanian berupa pestisida, pupuk dan alat mesin pertanian, dan jaringan irigasi mekanis yang melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan akan dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum.

Baca Juga :  Pembagian Sembako Tahap 2 Pemkab Tana Tidung Dimulai Di Kecamatan Tana Lia

“Tahun 2019 kita berhasil panen padi dengan jumlah 564 ton. Harapan saya dengan adanya peningkatan sarana prasarana dan bantuan, kita bisa menghasilkan padi lebih banyak lagi,” kata Hardani Yusri.

Hardani mengatakan, di era saat ini persoalan yang dihadapi petani bukan lagi iklim dan faktor teknis di lapangan, melainkan tidak adanya generasi penerus untuk menjadi petani.

Tidak adanya regenerasi menyebabkan banyak lahan pertanian yang tidak tergarap. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Penyuluh Pertanian (Simluhtan), rata-rata usia petani aktif berusia di atas 50 tahun.

“Hal itu menjadi problem kita bersama bagaimana menumbuhkan minat generasi sekarang untuk berperan serta dalam profesi ini,” ujar Hardani Yusri.

Baca Juga :  Monitoring Posko Covid-19 di Sesayap Hilir, Bupati dan Wabup Bagikan Masker

“Menjadi tantangan bersama bagaimana sektor pertanian, khususnya persawahan terus bertumbuh dan kembali menjadi komoditi andalan kita sebagaimana dulu. Dengan begitu kita akan menjadi mandiri dalam hal pangan dan menjadi pondasi dari kedaulatan pangan,” tutupnya.(*)

Kegiatan Peningkatan Produksi Padi di KTT :

  1. Perbaikan jaringan irigasi,
  2. Pembuatan saluran irigasi perpompaan,
  3. Penyaluran benih padi unggul,
  4. Bantuan saprodi pertanian berupa pestisida, pupuk dan alat mesin pertanian,
  5. Jaringan irigasi mekanis yang melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan akan dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum.

 

Reporter : Herdiyanto Aldino Bachri

Editor: M. Yanudin

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed