oleh

Penjualan Emas Akhir Tahun Meningkat

TANA TIDUNG – Pedagang emas satu-satunya di Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung (KTT), ketiban rezeki di akhir tahun 2019. Adalah Toko Emas Mulia, satu-satunya toko emas yang ada di Tideng Pale.

Pemilik toko emas, Abdul Jalil mengatakan, di akhir tahun 2019, omzet penjualannya mencapai lebih dari Rp 100 juta. Namun, jumlah omzet sebesar itu tidak selalu didapatkan oleh Abdul setiap bulan.

Omzet dengan jumlah besar hanya didapatkan jika ada peringatan hari besar. Contohnya di bulan Desember, ada peringatan hari Natal dan perayaan malam tahun baru. “Desember kemarin omzet saya Rp 100 juta lebih. Tapi sekali saja itu karena pas ada Natal, sisanya ya pasti turun omzetnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dibobol Maling, Pencurian Sarang Walet di Tanah Merah Makin Meresahkan

Abdul Jalil juga mengatakan, jika dibandingkan dengan beberapa tahun silam, omzet yang dia hasilkan turun cukup jauh. Yang semula sebulan bisa menghasilkan Rp 100 juta kini hanya Rp 70 juta.

“Kalau kita bandingkan dengan beberapa tahun lalu, di 2015 saja itu omzet saya bisa Rp 100 juta setiap bulan, sekarang hanya Rp 70 juta, kadang di bawah,” terangnya.

Baca Juga :  Dibobol Maling, Pencurian Sarang Walet di Tanah Merah Makin Meresahkan

Omzet yang dihasilkan oleh toko emasnya tidak hanya dari penjualan, tetapi juga dari hasil servis emas. Seperti sambung kalung yang putus atau pemasangan intan.

“Rp 70 juta itu juga bukan dari penjualan semua, kebanyakan sekarang pemasukan dari servis saja,” kata Abdul Jalil kepada benuanta.co.id.(*)

 

Reporter: Herdiyanto Aldino Bachri

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed