Bupati Yansen TP : Jaga Kemurnian Perjuangan Para Pejuang

Dari Peringatan Hari Pahlawan di Pemkab Malinau

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si memimpin langsung pelaksanaan upacara peringatan Hari Pahlawan Ke -74 Tahun 2019, yang terpusat di Halaman Kantor Bupati Malinau, Senin (11/11/2019).

Sambutan Menteri Sosial Juliari P Batubara yang dibacakan Bupati Yansen TP menyampaikan, Peringatan hari pahlawan diharapkan kita lebih menghargai pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita, Bung Karno yang menyatakan “Hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar”.

Selain itu, peringatan hari pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini, sebagaimana tema hari pahlawan Tahun 2109 ” Aku Pahlawan Masa Kini”.

Bupati Yansen TP mengatakan, hari pahlawan adalah tentang apa arti kenikmatan dari pembangunan yang kita rasakan sekarang. Maka kita menghargai, menghormati mereka dengan cara meneruskan apa yang menjadi cita-cita para pejuang kemerdekaan.

tidak perlu dipuji, kami tidak perlu dipuja, tapi lanjutkanlah perjuangan kami. Itu yang saya tangkap dari semua isi dari pada pesan-pesan pahlawan yang dibacakan tadi,” ujarnya.

Oleh sebab itu, menjadi tanggung jawab kita yang ada pada saat ini dalam semua kapasitas. Baik sebagai pimpinan, sebagai staf, di manapun berada. Sekecil apapun peran kita, itu berarti untuk negara ini.

“Berikanlah yang terbaik sebagaimana pesan tadi. Berikanlah yang terlebih darimu untuk masyarakat bangsa dan negara, berikanlah darimu apa yang terbaik dalam lingkup kerjamu seperti pesan tadi,” pesannya.

Bupati Yansen TP mengharapkan agar sekarang berhenti banyak bicara. Mari kita banyak bekerja. Apa yang menjadi persoalan hari ini adalah ketidaksadaran kita tentang arti dan makna kemerdekaan.

dan makna mengisi kemerdekaan itu kita bekerja pada hari ini, jadi marilah kita menjadi kekuatan di manapun kita berada, sebagaimana pesan tadi di kecamatan, di desa, di RT, di rumah tangga kita,” ucapnya.

Menurutnya, perjuangan paling nyata itu adalah bagaimana kita menjaga dan memelihara kemurnian dari semangat perjuangan. “Saat ini kita sebagai pahlawan masa kini, mari kita wujudkan itu. Jangan kita melihat perbedaan jadi sesuatu yang sangat bertentangan dengan tekad semangat para pahlawan kita apapun bentuknya,” ungkapnya dengan mantap. (hms/kal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − 2 =