oleh

Imbaya Ulun Tidung Tahun 2019 Resmi Ditutup

Bupati Yansen : Saya Bangga Warga Tidung Tampakkan indah, kaya dan sempurnanya Malinau

MALINAU – Acara adat Imbaya Ulun Tidung Tahun 2019 resmi ditutup oleh Bupati Malinau, Dr. Yansen TP, M.Si pada Selasa malam (5/11) di Lapangan Sepak Bola Desa Malinau Seberang Kecamatan Malinau Utara.

Bupati Malinau dalam sambutannya mengatakan, acara Imbaya Ulun Tidung sangat berarti bagi Kabupaten Malinau, khususnya bagi warga Tidung. Karena melalui acara-acara yang dilakukan kita dapat menikmati, menyaksikan dan merasakan betapa kayanya budaya yang dimiliki Indonesia.

”Saya menyambut dengan baik, bangga dan bahagia karena warga Tidung bisa menampakkan bagian wajah indahnya, kaya, kuat dan sempurnanya Malinau. Adalah semangat dalam membangun Malinau, bagaimana kita menghadirkan seluruh kekuatan yang dimiliki oleh anak bangsa yang ada di Malinau ini,” ucapnya.

Bupati Malinau berharap acara ini terus dihidupkan, ditingkatkan, dan jadikan tempat di mana kita mengembangkan semangat kehidupan berbangsa dan bernegera, sebagaimana filosofi Bhineka Tunggal Ika.

“Warga Tidung telah menghidupkan sebuah kekayaan, untuk itu teruskan semangat itu. Mungkin ada di antara kita yang berbeda pandangan dan pendapat terhadap sesuatu. Untuk itu marilah kita memperbaiki hal-hal yang buruk, kita buang yang menurut kita kurang tepat, sehingga apa yang kita lakukan kedepan adalah sesuatu yang benar untuk kita hidupkan bersama,” ujarnya.

Lembaga adat Tidung adalah bagian dalam membangun bangsa. Bukan sekedar wadah tempat berkumpul, tapi wadah tempat membangun. Oleh sebab itu, keberhasilan lembaga Adat Tidung mengadakan acara ini bersama dengan seluruh tokoh-tokoh Tidung. Itulah artinya warga atau lembaga ini berfungsi dinamis dan produktif. Sebagai budaya membangun bangsa di Kabupaten Malinau.

Untuk itu, Bupati Malinau berharap seluruh lembaga yang ada di Kabupaten Malinau, baik warga Dayak dan warga suku bangsa yang lainnya, agar menyatukan semangat dalam menumbuh kembangkan lembaga yang ada ini. Tidak hanya memperkaya lembaga, tapi memperkaya budaya yang dimiliki masing-masing.

“Semoga acara yang telah berjalan ini memberi sebuah motivasi dan semangat, khususnya bagi warga Tidung dalam mewujudkan kehadiran warga Tidung sebagai lembaga terbaik dalam membangun Kabupaten Malinau,” pungkasnya. (hms/kal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed