oleh

5 Kado Spesial Laura-Faridil untuk Nunukan

NUNUKAN – Hari ini, Rabu 12 Oktober 2019 menjadi hari paling penting bagi Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid SE MM dan Wakil Bupati Nunukan Ir H Faridil Murad SE MT. Berdiri sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, pasangan ini menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nunukan ke 20 dengan memberikan kado spesial kepada warga Nunukan.

Soal kado spesial ini, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid menekankan, pemberian kado tersebut adalah kewajiban Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Namun, Laura bertutur, yang paling penting dari seluruh kado tersebut adalah ikut menjaga semangat kerja Pemkab Nunukan dalam membangun. Ini perlu dilakukan agar terobosan-terobosan yang lahir bisa berguna bagi masyarakat.

“Dalam waktu dekat, bertepatan dengan HUT Nunukan ke 20 itu, (kado spesial) akan kita sampaikan kepada masyarakat,” ungkap Laura kepada Koran Benuanta belum lama ini.

Kado yang pertama adalah program ambulans udara. Program ini lahir atas kerjasama antara Pemkab Nunukan dengan Maskapai MAF (Mission Aviation Fellowship) dan sudah berjalan sejak bulan lalu. Kerjasama ini unjuk menjawab harapan masyarakat Krayan dan Krayan Selatan yang ingin berobat ke rumah sakit rujukan.

“Tahun ini kita resmikan ambulans udara, khusus untuk pelayanan kesehatan untuk warga kita yang ada di wilayah pedalaman terpencil, di Krayan dan Krayan Selatan. Jadi ini diperuntukkan untuk masyarakat kita yang sifatnya rujukan. Jadi, yang  tidak mampu tertangani di Krayan, nanti kita akan bantu ongkos ambulansnya, akan kita subsidi,” ungkap perempuan kelahiran Tawau 10 Agustus 1985 ini kepada Koran Benuanta saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Selanjutnya, bertepatan dengan HUT Kabupaten Nunukan ke 20, Pemkab Nunukan akan launching Pasar Rakyat Adil Sejahtera (Paras) Perbatasan di Jalan Lingkar, Nunukan. Pasar ini, kata Laura, akan menjadi pusat perekonomian sekaligus menjadi pusat hiburan warga Nunukan di masa mendatang. Yang membanggakan Laura, pasar ini dibangun atas partisipasi perusahan-perusahaan yang ada di Kabupaten Nunukan.

“Jadi, non-APBD. Bersinergi dengan pihak ketiga untuk mewujudkan sinergitas membangun Nunukan. Dan Alhamdulillah, nanti kita akan gelar soft opening-nya,” kata bupati berparas ayu ini.

Selanjutnya, Bupati Nunukan dan Wakil Bupati Nunukan juga akan meresmikan Rumah Sakit Pratama, Sebatik. Rumah sakit ini sebenarnya sudah berfungsi, namun Laura berharap, kado ini bisa disampaikan kepada warga Nunukan secara langsung bersamaan dengan perayaan HUT Kabupaten Nunukan ke 20, Sabtu 12 Oktober 2019.

“Kita sudah membangun akses jalannya. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita tingkatkan lagi. Tentunya sesuai dengan kemampuan anggaran. Termasuk fasilitasnya di sana, kita mendapat bantuan dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Pemkab Nunukan juga memastikan, Puskesmas Nunukan di samping Kantor Kelurahan Nunukan Timur ikut diresmikan di puncak peringatan HUT Kabupaten Nunukan ke 20, hari ini. “Selain itu Puskesmas Nunukan, yang kelima adalah kado untuk wilayah 3. Akan kita resmikan juga pemekaran Kecamatan Lumbis Hulu dan Lumbis Pansiangan,” jelasnya.

Terakhir, yakni kado keenam, Bupati dan Wakil Bupati akan me-launching Senam Rakyat Perbatasan Yameto. Senam ini diiambil dari lagu Dayak Lundayeh Yamu Ame Tonge. Penata gerak, aransemen dan ide kreatifnya asli Nunukan.(nat)

 

Kado Spesial HUT Kabupaten Nunukan ke 20

 

  1. Rumah Pratama Sebatik

      – Dibangun tahun 2017

– Anggaran Rp 24,6 miliar (DAK Kemenkes RI)

 

  1. Pasar Rakyat Adil Sejahtera (Paras) Perbatasan

      – Dibangun tahun 2017

– Anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahaan

 

  1. Puskesmas Nunukan

      – Dibangun tahun 2018

      – Anggaran Rp 4,5 miliar (DAK reguler 2018)

      – Letaknya di samping kantor Kelurahan Nunukan Timur.

 

  1. Pemekaran Kecamatan Lumbis Ogong

– Lahir 2 kecamatan, yakni Kecamatan Lumbis Pansiangan dan Lumbis Hulu

– Pemekaran diusulkan tahun 2015 (Kabag Pemerintahan dijabat Muhammad Effendi)

– Upaya pemekaran dilakukan tahun 2017

– Gubernur Kalimantan Utara bersurat ke Kementerian Dalam Negeri tanggal 26 Maret 2019

– Kemendagri menjawab surat Gubernur Kaltara 6 Mei 2019 agar segera memenuhi seluruh persyaratan formal.

– Sudah mendapatkan nomor register sehingga siap diresmikan.

 

  1. Ambulans Udara untuk Warga Krayan

      – Bekerja sama dengan maskapai MAF (Mission Aviation Fellowship)

      – Untuk pasien di wilayah Krayan yang ingin dirujuk ke rumah sakit terdekat.

      – Layanan ini diberikan dengan memberikan subsidi penerbangan.

      – Telah terbang perdana dari Bandara Yuvai Semaring, Rabu 25 September 2019 lalu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed