oleh

Petani Rumput Laut Diminta Tak Ganggu Alur Pelayaran Tradisional maupun Internasional

NUNUKAN – Komandan Lanal Nunukan Letkol Laut (P) Anton Pratomo, SE, M.Tr.Hanla mengatakan, Kali ini Posal Tinabasan yang di Komandani oleh Letda Laut (E) Heri Susanto, jajaran Posal di bawah kendali Pangkalan TNI AL Nunukan, melakukan sosialisasi terhadap para pelaku usaha Rumput Laut. Baik Petani, Pemukat maupun Pemilik Rumput laut yang ada di wilayah kerja Posal Tinabasan.

Dalam sosialisasi itu, TNI AL akan menjaga keamanan dan kedaulatan di wilayah Laut Kabupaten Nunukan. Baik itu melindungi lautnya maupun warga negara yang ada di perbatasan Indonesia yang mencari nafkah di dalamnya, agar selalu merasa aman dan nyaman.

“Bentangan (rumput laut) masyarakat Nunukan yang semakin banyak sehingga dapat mengganggu alur pelayaran tradisional maupun internasional, sehingga perlu diperhatikan dan ditertibkan kembali,” kata Anton kepda benuanta.co.id, ahad (19/1/2020).

Lanjut dia, agar para pemukat rumput laut dan petani rumput laut membatasi diri untuk tidak melakukan kegiatan pada malam hari. Hal ini untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Ia juga meminta agar seluruh pekerja rumput laut melaporkan diri ke Posal Tinabasan untuk pendataan ulang. Hal itu dilakukan untuk memudahkan pemantauan dan pengawasan, di perairan Nunukan.

“Sebagai penekanan kepada para pelaku usaha rumput laut, agar memperhatikan batas wilayah, untuk menghindari pelanggaran wilayah antara negara Malaysia,” jelasnya.

Anton mengimbau kepada para pelaku rumput laut, agar melengkapi identitas diri dan dianjurkan untuk melapor ke Pos Marine, apabila akan memasuki wilayah perairan Malaysia dan pastikan ada yang bertanggung jawab di wilayah Malaysia. (*)

 

Reporter: Darmawan
Editor : M Yanudin

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed