oleh

Masyarakat Tak Boleh Tebang Pohon di Pinggir Jalan Sembarangan

TARAKAN – Banyaknya pohon-pohon yang sudah berusia tua dan ditebang oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Tarakan, untuk menghindari adanya pohon tumbang seperti yang terjadi beberapa pekan ini. Namun masyarakat pun tak bisa menebang pohon sendiri, sebab hal tersebut akan melanggar aturan.

Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang dan Dekorasi Kota Tarakan, Broto Subagyo meminta masyarakat agar tak sembarang untuk menebang atau pemangkas pohon yang ditanam oleh pemerintah di sepanjang jalan.

“Kalau yang ditanam oleh pemerintah, kita minta jangan semena-mena. Ada Perdanya untuk pemangkasan pohon, ada sanksi administratif dan ada ganti rugi,” ujar Broto Subagyo kepada benuanta.co.id. Jumat (8/11/2019).

Selain itu, ia menyebut jika pemilik lahan ingin memangkas sebagian pohon, bisa dilakukan dengan izin dari pihaknya. Namun untuk melaksanakan pun harus melalui beberapa pertimbangan. “Iya dan tidaknya kita pertimbangkan juga. Nanti kalau semua di iyakan, habis semua ditebang,” sebutnya.

Lebih jauh dikatakannya, penanaman pohon dan pot tanaman yang ada di halaman rumah warga pun tata letaknya sudah diatur oleh pihaknya. Yakni tidak berada tepat di akses masuk halaman rumah.

“Kan yang baru ini pot pohon tiap satu pot itu jarakanya 30 meter ke pot lain. Dan di penempatanya juga di sisi kaplingan, memang kan fungsinya agar teduh juga,” tutupnya.(*)

 

Reporter : Yogi Wibawa

Edito : M. Yanudin

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed