oleh

Gerobak Sitaan Satpol PP yang Sudah Lapuk Akan Dibakar

TARAKAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tarakan melakukan gencar menertibkan gerobak, meja dan kursi, serta rak bensin yang dibiarkan terpampang selama 24 jam, meskipun tak beroperasi. Sebab hal tersebut melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2002 tentang Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan Kota Tarakan.

Kepala Seksi (Kasi) Operasional dan Pengendalian Satpol PP Tarakan, Marzuki menuturkan, penertiban tersebut hanya sebatas patroli biasa. Dari beberapa barang bukti yang diamankan pun pemilik langsung mengambil kembali di Mako Satpol PP.

“Biasanya tidak lama, mereka sudah ambil kembali,” ujar Marzuki kepada Benuanta.co.id. (9/11/2019).

Sebelum mengangkut pun pihaknya selalu mengingatkan pemilik secara langsung dan juga berupa pemasangan stiker, agar gerobak tersebut segera dipindahkan.

“Kebanyakan mereka ini bukanya Senin-Kamis. Jadi tidak tahu kalau kita tempelkan stiker, kalau ada orangnya juga kita ingatkan langsung. Dari rombong yang kita angkut ini juga memang sudah tidak ada isinya sama sekali, kebanyakan mereka berangkat ke luar,” jelasnya.

Namun tak jarang pula pemilik gerobak yang diangkut petugas tak diambil dengan waktu lama. Sehingga saat menumpuk di Mako Satpol PP, akan segera dimusnahkan. “Kalau yang sudah lapuk kayunya, kita bakar,” tutupnya.(*)

Reportet : Yogi Wibawa
Editor : M. Yanudin

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed