oleh

Cari Wakil, H. Udin Akan Perlakukan Sebagai Partner bukan Bawahan

H. UDIN MENDAFTAR DI DPW PKS KALTARA

TARAKAN – H. Udin Hianggio yang merupakan bakal calon (balon) dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kaltara, telah mengembalikan formulir Jumat (8/11/2019) sekitar pukul 14.30 Wita di sekretariat penjaringan DPW PKS Kaltara di Jalan Ladang Indah.

Dalam penyampaiannya, H. Udin Hianggio mengembalikan ditemani oleh tim pemenangannya. Kemudian kedatangannya langsung disambut baik oleh Sekretaris DPW PKS Kaltara, Syamsuddin Arfah.

“Kedatangan beliau kami sambut dengan hangat, dan memang saat sudah ada tiga yang mengembalikan formulir. Yakni Irianto Lambrie, Jusuf SK, dan Udin Hianggio, ” ungkap Syamsuddin, kepada awak media, Jumat (8/11/2019).

Selain itu, Syamsuddin mengakui dalam pemilihan raya yang dilakukan tim memang ada 3 nama yang mempunyai ekstabiltas yang tinggi. Yakni Irianto, Jusuf SK, dan Udin Hianggio. Semua hasil ini berdasarkan dari setiap kabupaten kota yang berada di wilayah Kaltara.

“Jadi semua mempunyai perbedaan dan keunggulan yang berbeda di setiap wilayah. Jadi untuk jumlah keunggulannya kami tidak bisa beritahu, cuma yang mendominasi memang ke 3 nama tersebut,” terangnya.

Sementara itu, Udin Hianggio mengatakan, telah mendaftarkan diri di 5 partai politik. PDIP, Demokrat, Gerindra, PAN dan PKS. Dalam pengantaran di PKS, sebelumnya memang sudah ada lampu hijau yang diberikan oleh Ketua DPP PKS.

“Jadi waktu ada acara di PKS kan saya diundang. Jadi ketua DPP PKS sudah sampaikan bahwa pak Udin maju yah sebagai gubernur nanti, dan saksinya semua yang ada di pengurus PKS,” ujar Udin saat berada di sekretariat penjaringan PKS.

Selain itu, Ia juga menyampaikan dirinya terpanggil bukan karena kekuasaan, melainkan bagaimana di sisa umurnya saat ini bisa mengabdi dan berguna membantu masyarakat. “Jadi saya tidak banyak komentar, karena bisa dilihat bagaimana saya selama ini,” tuturnya.

Terkait pasangan, Udin masih belum bisa memberikan nama yang akan menjadi pasangannya maju dalam pilkada ini. Apalagi saat ini dirinya akan menyerahkan dan meminta masukan terhadap partai yang akan mengusungnya. “Kan partai nanti ada hasil survei sendiri, jadi itu akan menjadi pertimbangannya untuk memilih pasangannya,” jelasnya.

Ia juga telah menyebutkan ada 3 inisial yang akan digandeng nantinya. Yakni inisial I, U dan Y. Nama tersebut juga akan diambil untuk dilakukan survei untuk melihat hasil ekstabilitas yang akan menentukan pasangannnya. Dari ketiga nama tersebut dirinya juga melontarkan bahwa ada dari kalangan pejabat yang masih menjabat dan kalangan ASN.

“Kalau usia maupun kalangan mana bukan menjadi persoalan, karena menurut saya yang mana yang terbaik untuk bekerjasama. Kalau memang mereka menjadi pasangan saya, saya akan memperlakukan mereka menjadi partner kerja saya, bukan menjadi bawahan saya,” tergasnya.

“Saya tidak akan membuat mereka menjadi bawahan saya, dan saya akan memperlakukan partner saya, karena saya akan mengajak bersama diskusi dan bekerjasama untuk membangun kaltara,” tekannya menutup.(*)

 

Reporter : Rico Jeferson

Edito : M. Yanudin

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed