oleh

Banyak Duktang Bermasalah soal Dokumen Kependudukan

TARAKAN – Setiap bersandarnya kapal yang menjadi transportasi penumpang ke Tarakan, banyak penduduk pendatang (Duktang) baru di Kota Paguntaka. Bahkan tak jarang para duktang ini pun tak membawa dokumen kependudukan, yang bisa menyulitkan secara personal maupun pemerintah untuk mengawasi dan mendata.

Fenomena ini pun diakui Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan, Mariyam yang menyebut hal ini seharusnya diatasi oleh jangkauan Ketua RT. Pasalnya RT yang lebih mengetahui secara spesifik adanya warga pendatang yang bermukim di wilayah kewenanganya.

“RT ngecek lah, atau paling tidak pemilik rumah melapor. Ada surat pindah juga tidak. Tapi biasanya yang terlantar juga tidak membawa,” ujar Mariyam kepada benuanta.co.id. (9/11/2019).

Tak jarang selama ini pelabuhan juga menjadi tempat para duktang yang terlantar. Biasanya, kata Mariyam, duktang yang terlantar juga kerap ditemukan Satpol PP yang diantar ke Dinasnya untuk mendapatkan bantuan.

“Orang terlantar kalau dia mau pulang ya kita pulangkan. Tapi ada beberapa kali, ada yang tidak mau pulang. Kita tanya mau kerja apa tidak, katanya mau, dan kita kerjakan sama pengusaha rumput laut, dan yang bersangkutan itu mau dan senang,” katanya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan, Hamsyah menegaskan, tak ada alasan untuk duktang tak mengurus dokumen kependudukan. Sebab, pihaknya juga sudah memfasilitasi Surat Keterangan (Suket) pengganti KTP. “Negara sudah fasilitasi dan itu gratis,” tutupnya.(*)

Reporter : Yogi Wibawa
Editor : M. Yanudin

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed