oleh

Tekan Kelangkaan LPG 3 Kg, Ini Solusi Pemda Nunukan

NUNUKAN – Menangkal kelangkaan gas LPG 3 Kg bersubdi, Pemeritah Kabupaten Nunukan akan mengajukan penambahan kuota pada Tahun 2020 mendatang.

“Kelangkaan ini memiliki sejumlah faktor, jadi kita akan mencoba melakukan pengawasan dengan semaksimal dan mencoba menggagas tindak lanjuti dengan peraturan kepala daerah atau surat edaran,” jelasnya Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Robby N Serang kepada benuanta.co.id, Jumat (8/11/2019).

Kendati begitu, Mantan Kepala Satpol-PP Nunukan ini mengaku, untuk Tahun 2019 kuota tabung gas LPG 3 Kg sudah tidak dapat menerima penambahan kouta sehingga pengajuan penambahan kuota akan diajukan di Tahun 2020.

Hal itu bukan tak memiliki alasan, lanjut Robby sapaan akrabnya, Tahun 2019 kuota tabung gas LPG 3 kg sekitar Rp 22 ribu metrik ton pertahunnya, atau sekitar 21 juta kg.

Dalam hal ini Kabupaten Nunukan mendapat jatah tabung gas disetiap tahun sekitar Rp7 juta tabung gas LPG 3kg. Yang diketahui pendistribusianya di kecamatan Sebatik dan Kecamatan Nunukan serta Nunukan Selatan.

“Tentunya akan didukung oleh data – data terkait dengan jumlah masyarakat miskin di Kabupaten Nunukan serta data jumlah pelaku usaha kecil menengah,” urainya.

Selain itu untuk tahun 2020 Kecamatan Sebuku, Sembakung dan Lumbis akan mendaptkan kuota tabung gas LPG 3 Kg sebanyak 10 Ribu buah di tahun 2020, serta Kecamatan Sei Manggaris akan menerima pasokan gas LPG 3 Kg sebanyak 4 Ribu tabung.

Karena yang diketahui untuk Tahun 2019, ketiga kecamatan tersebut belum mendapatkan jatah tabung LPG 3 Kg, dikarenakan masih menggunakan subsidi bahan baar minyak tanah.

“Untuk tahun 2020 Kecamatan Lumbis, Sebuku dan Sembakung subsudi minyak tanah kita upaya segera dikonversi ke LPG,” pungkasnya.(*)

Reporter : Ahmad Albar
Editor      : Nicky Saputra

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed